Lil Happy Family: A Déjà vu

  • Kayaknya pada malu2 semua..
    Soalnya dah pada tuir2 sih, lbh seneng nyimak deh rasanya. Duh kopi dah hbs se galon filmnya belum diputer juga. Mpok sampai kapan kau gantung hatiku eets kau gantung film terbarunya.. sudah tak sabar ambo penasaran kau membuatnya.

  • kayaknya udah mau lanjutin ceritah yah :rolleyes:

    idts4_FazTaRi.png


    Mataram | F1M | Giants | Tyrant | EMBER | MOM | SWR MB | CNC | NSR | ME | +Bro+NE
    LOCK | Raven KPS | FW | U | SWAG | R2 | EVO | NKRI BH | RAP | T | HOS | Groot

  • 11. Doublecross

    Part one. What Would Sandi Do


    Jeff Jarvis, seorang blogger terkemuka, menulis “What Would Google Do” tahun 2009. Sebuah buku yg “Eye-opening, thought-provoking, and enlightening." Sebagian peraturan yg dijalankan Google yg tertulis di buku ini a.l “menjadikan konsumen sbg pemegang kendali, krn saat ini konsumen bisa didengar di seluruh dunia dan memiliki pengaruh thdp institusi raksasa dlm waktu sekejap”.


    Ketika mengenal waze, sebuah aplikasi navigasi-traffic berbasis komunitas, phi membandingkan dgn google navigator. Dgn sifatnya “user-generated content”, Waze memiliki byk kelebihan yg bisa jadi ancaman bagi google. So what would google do? Hanya dlm hitungan bulan sejak terbetik di benak phi, “Kenapa google map tidak bisa sebagus Waze?” Google mengakuisisi aplikasi tersebut.


    What Would Google Do (WWGD) sebenarnya tak hanya bicara ttg Google. Dia bicara ttg kita dan bgmn kita seharusnya melakukan tindakan utk kesuksesan kita. Dan tak hanya dlm bisnis, prinsip yg sama bisa diaplikasikan utk meraih kemenangan di travian. Ketika ada kekuatan lain yg mengancam, it’s up to us, whether we will choose to kill them, ‘buy’ them, or buy them to kill them, misalnya. Et cetera et cetera.



    Tapi di s3 ss7, phi sadar, bukan memenangi game yg dia perjuangkan. Yang dia inginkan hanya bagaimana bisa menikmati permainan hingga akhir. Jadi alih-alih bertanya WWGD, ia bertanya what would Sandi do. Sandi pernah bercerita ke phi, sebenarnya niat awal dia bermain di SW utk backstab CQR (kekuatan SW di awal server). Tapi dgn ban massal yg melumpuhkan cqr, Sandi pun kehilangan tujuan. Kekuatan baru SW dlm koordinasi Acan tdk ia sukai, ia pun memilih utk melakukan apa pun yang ia anggap fun, termasuk keberpihakannya ke Timur. Dan di akhir, ketika yg ia rasa fun adlh bermain bersama West, ia pun kembali.


    Begitu pun phi. SW yg ia perjuangkan telah menjadi istilah yg absurd kini. Jadi ia hanya mengikuti apa yg nyaman ia lakukan.


    Ketika Satgab yg Ajo pimpin merapat ke HOS dgn mengubah nama-nama desa mereka jadi Mission of Brotherhood dan mengirim fake ke RvN, phi menahan tangan Syaf dan id-id di GR (Li’l Happy Family) ikut serta. Tapi phi berpesan ke anak-anaknya di Satgab, “Kapanpun kalian butuh bantuan menej def utk hadapi SE, phi siap.”


    Ketika menjelang perpindahan setono besar dari Kaiju ke phi via chiefing, phi meminta Kaiju pindah ke GR utk menutupi proses perpindahan setono tersebut dari radar Pocong, karena perpindahan itu otomatis membuat phi akan buta beberapa saat ketika telik besarnya inaktif. Phi baru menyadari bahwa Kaiju termasuk yg mengubah nama desa-desanya dan mengirim fake ke RvN ketika Kaiju berteriak ada wave yg mengancam capitalnya.


    “Ubah nama desa kembali normal, stop kirim fake ke RvN,” saran phi. “GR tdk ada koordinasi apapun dgn HOS utk menyerang RvN.”
    Phi memang minta izin Ara utk tidak ikut turun. “Ok, Mpok,” dua kata yg ringan sekali keluar dari mulut Ara.


    Dan penyelamatan caps Kaiju adlh salah satu snip terbaik phi. Dikirim dari ponsel, dari atas tol Cipali, 110 km/jam (tentu saja phi di posisi navigator, bukan driver), dan berhasil setidaknya cut di 3 titik. Sayang Nixia sudah jadi bintang iklan salah satu operator seluler. Mungkin kalau belum, phi bisa meminta momen snip itu untuk jadi iklan layanan internet operator seluler tsb. Hahaha, ngayaldotcom.


    Malam harinya upaya percobaan menghapus caps Kaiju berlangsung lagi. Phi menyerah karena sudah landing di rumah mertua :D Untunglah Syaf, Dicky, Acik dan teman2 Satgab lain bisa menej upaya penyelamatan caps Kaiju. Begitu pun usaha ketiga penghapusan caps Kaiju keesokan harinya sekali lagi digagalkan.


    Ketika Ganesha mengirim igm mengajak menyatukan kekuatan utk lawan RvN, ia memilih jawaban bahwa ia hanya bermain utk bisa bertahan hingga akhir: mengoptimalkan sumber daya yg mubazir dari natar dan id inaktif, serta berusaha menahan tangan dari menyakiti siapapun yg tdk menyakiti diri dan keluarganya. Jawaban seorang autis.


    Ketika Pocong merazia anak-anaknya di Satgab, phi hanya melihat dgn geram. Bukan geram ke Pocong, tapi Ajo. Ajo sama seperti phi, tahu sejak lama ada 2 id yg bisa diakses Pocong utk mengecek dot anak-anak. Tapi Ajo tak mendengar saran phi utk kick mereka.


    Ketika anak-anaknya menyerang Pocong, yg jelas-jelas bunuh diri, phi hanya menonton sambil menahan nyeri. Dan ketika Pocong melumpuhkan Ajo, phi mengeraskan rahangnya, berusaha tak menengok sedikitpun.


    Ketika Ajo yg telah lumpuh mengirim MM pamit karena mau fokus di NW, anak-anak yg kehilangan bapak bertanya kembali ke emaknya yg telah bercerai dari sang bapak, what to do. phi pun memberikan satu saran, “Lakukan apapun yg buat kalian tetap enjoy hingga akhir.” Jika yg membuat mereka enjoy adlh berperang dgn SE, phi akan bantu def mereka. Tapi jika yg mereka pilih adlh memerangi RvN SW, phi tdk akan bisa bantu mereka. Jika mereka ingin support WW di SW, phi arahkan mereka utk support RvN SW, dan phi akan rekomendasikan mereka ke Pocong.


    “Kita siap def AIUEO, phi dan BN aja deh bu,” jawab sebagian mereka.
    “Tapi phi ga bisa janjikan WW loh…”
    “Ga pha-pha bu…”


    Dan kepada Acik yg diserahi kembali tugas utk memimpin Satgab oleh Ajo (leader Z awal sblm Ajo bergabung sebenarnya memang Acik), phi berpesan, “Ada dua id yg bisa Pocong gunakan utk monitor dot anak-anak. Jika dirimu gerah melihat ally rank populasi di 5 besar tapi point raid nya minus jutaan, you know what to do, Pak.”
    Acik pun mengeluarkan 2 id tsb dari Satgab, dan mendorong teman-teman yg tersisa utk meraid sendiri id2 inaktif.


    “Saya masih akan terus war dgn Pocong, Madam,” yang ini keputusan bul_bul.
    “Dan dirimu tahu phi ga akan bisa bantu apa pun?”
    Bul_bul sangat paham. Secara personal dia juga akui dia respek ke Pocong.
    “Jar, you are a great player,” yg ini phi sampaikan ke Fajar tentang perang-perangan bul_bul. “Don’t get whiny. Itu hanya cara dia have fun sampai akhir. Anggep aja seneng-seneng. Kau hancurkan dia juga dia ga pha-pha katanya.”
    “Seneng-seneng apanya, Mak,” gerutu Fajar. “Pait…”



    Dan utk Syaf, phi butuh alasan utk bisa membuatnya merasa tetap memiliki tujuan bermain. Sejak PW berubah jadi RvN, phi tahu ada satu id yg paling Syaf benci: musashi. Syaf dulu menyerahkan desanya dichief Musashi karena menganggapnya utk kepentingan kuadran. Dan dgn berubahnya PW menjadi RvN, musashi adlh sosok yg ia sematkan titel pengkhianat #1.


    Dan phi sgt menyadari, di RvN-SW, secara rasional kandidat paling tepat pemegang WW adlh musashi.
    “Ga lucu kan kalau nanti di akhir saya hit WW kuadran sendiri,” sebuah ironi terlontar dari mulut Syaf.


    Karena itulah sempat terpikir utk mengambil WW di SW utk memberi Syaf tujuan, pengalih dari kebenciannya ke musashi. Itu sempat membangkitkan semangat Syaf. Tapi menghitung hammer yang dimiliki, akan benar-benar tak bersisa nanti setelah pengambilan WW. Belum lagi untuk mengambil DBK. Belum lagi def minim mereka yang mungkin hanya bisa bertahan max 3 kali gebuk. Setelah itu? Membiarkan WW dichief lawan? Dan membiarkan desa-desa tak terjaga?


    Tapi alasan terpentingnya adalah, ia sudah tak mau lagi menghabiskan malam-malam tidur di kamar perpustakaan sementara dearest hubby tidur bergelung sendiri di kamar sebelah seperti ketika ia ikut meronda WW Samrocks 4 tahun lalu. Not worth at all. Phi pun mengurungkan niat Li’l Happy Family mengambil WW.


    Jadi, tujuan baru harus dibuat agar Syaf bisa tetap bermain dan tetap teralih dari menyerang sesama SW. Tujuan itu adlh bahwa dia akan hit WW King suatu hari nanti. Hit pemain yang pernah menyakiti AIUEO…



    “Pocong teman kami koq,” kata KR yang diamini Ara. “Dulu ketika akan memutuskan bergabung ke RvN, dia juga memberi tahu kami. Dan ga masalah buat kami. Kami akan biarkan dia dan timnya, dan fokus ke SE…”


    “Wow,” pikir phi. “Entah apa ini karena begitu naifnya dirimu Jar, atau justru luar biasa cerdiknya dirimu… You have secured yourself in a veeery good way…”


    Maka phi pun berusaha ikuti permainannya. Terbetik ide absurd di benak phi. Jika, DAN HANYA JIKA… dgn hit WW King, SW jadi punya peluang utk naik sbg pemenang, rasanya phi akan pertimbangkan utk juga hit King.


    Kau tahu logika matematika ‘jika dan hanya jika’ kan kawan? Pernyataan akan bernilai benar jika kedua premisnya benar, atau keduanya salah. Premis satu: phi hit ww king. Premis dua: SW menang. Itu berarti butuh kondisi musashi membangun WW nya dgn sekuens yg tepat dan tanpa henti hingga tepat di belakang pembangunan WW King. Jadi jika ww King dihit, SW menang. Tanpa itu, what’s the point of hitting King’s WW, pikir phi.


    Phi jelas tidak memberi tahu Fajar karena perasaan phi mengatakan justru musashi tidak akan menaikkan WW nya jika tahu itu. Juga tidak memberi tahu Syaf karena khawatir ia pundung.


    Ah, so devilish of phi. Dulu ketika Cath mempercayakan Scandy untuk phi pegang, sebuah emoticon ia tahbiskan sebagai titel untuk phi. Emoticon yang tersusun atas tiga karakter > : )
    Di ym atau skype itu akan terbaca sebagai devilish. Ternyata karakter itu benar melekat padanya. Dia merasa tanduk mulai bertumbuh di kedua sisi kepalanya.



    “Mak, bantu def WW musashi dong,” pinta Fajar.
    “Ok.” Def pun terkirim. Begitu pun dari id-id def AIUEO.


    “Mpok, ada def buat bantu Skylit?” yang ini pinta Ara.
    “You can use my Risay Chan,” sahut phi. “Tapi sisakan def di desa-desa yang berada di 7x7 caps phi.”
    Def lengkap dgn hero Risay pun menginap di WW Ara, dgn pertimbangan akan lebih cepat meningkat poinnya di sana.


    Sadar bahwa tanduk di kepalanya kian panjang, phi pun menyadari kedua kakinya kokoh tertumpu di dua sisi berseberangan. She might be the most hypocrite person that time. Doublecross. Persis seperti Sandi. Dan kini tiba-tiba ia bisa berempati ke Sandi. Satu kebencian berubah jadi suatu pengertian. Being doublecross can be the most reasonable choice sometime. It’s kinda liberating. Phi pun merasa sepasang sayap tumbuh di kedua sisinya, membebaskannya terbang ke mana ia suka…

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 1 time, last by swann ().

  • iya nih mil.. ga kaya jaman dulu lagi ya? tiap server kelar pasti ada behind the scene nya, bahas soal politik dan intrik-intrik server, terus ada ramah-tamah dan yg paling ngena itu kesan dan pesan setelah server kelar.. jadi tu server bisa terkenang terus.. haha


    btw, hari ini lu ada gathering dimana mil?


    Setuju om , ramah tamah biar ngga panjang musuhannya


    Haha sorry semalam low jadi ngga buka apapun
    Gath nya daerah ciledug Wkwkwk


    Ayo ntar di mna? Haha



    terminal-game2017.blogspot.com/


  • iya nih mil.. ga kaya jaman dulu lagi ya? tiap server kelar pasti ada behind the scene nya, bahas soal politik dan intrik-intrik server, terus ada ramah-tamah dan yg paling ngena itu kesan dan pesan setelah server kelar.. jadi tu server bisa terkenang terus.. haha


    behind the scene nya phi tantangin bikin novel juga aja dari sudut pandang masing-masing, tulis masing2 post di sini aja. 3 paragraf juga ga pha-pha. nanti phi add jadi adendum novel ini, phi bikinin link di post #1
    :D

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

  • Quote

    Sadar bahwa tanduk di kepalanya kian panjang, phi pun menyadari kedua kakinya kokoh tertumpu di dua sisi berseberangan. She might be the most hypocrite person that time. Doublecross. Persis seperti Sandi. Dan kini tiba-tiba ia bisa berempati ke Sandi. Satu kebencian berubah jadi suatu pengertian. Being doublecross can be the most reasonable choice sometime. It’s kinda liberating. Phi pun merasa sepasang sayap tumbuh di kedua sisinya, membebaskannya terbang ke mana ia suka…



    Sungguh beban berat kedua kaki menjadi tumpuan didua sisi seberang bu phi...
    Next kita satu kuadran ya bu phi...
    Suer saya tunggu duet nya bu,,,

  • 11. Doublecross

    Part two. Blood is Thicker than Water


    Umumnya serangan fake tidak terlalu berkesan. Beda halnya dg serangan real yg menghasilkan log fantastis. Tapi bagi phi, ada 2 wave fake yg berkesan begitu dalam.


    Fake pertama ia terima tepat setelah mengubah nama desa hasil chief dg nama Panjul. Sontak satu wave mengarah ke desa tsb dari sky: sebuah ujud protes atas digunakannya namanya.


    “Nope. I won’t change the village name,” igm phi ke sky, lengkap dg juluran lidah meledeknya.


    Namun misi pengungkapan anak hilang itu ke PL agar dia bisa ditarik lagi dalam banyak kerepotan belum tercapai. Dan phi pikir akan sangat tidak lucu jika tiba-tiba dia mengirim igm ke lawan di seberang kuadran hanya utk berseru, “Hey look at my villages name. Can u spot ur lost fren’s name there?” Nggg… sounds like a terrible idea…


    Melalui Fajar Phi pernah memberikan petunjuk. Kisah adik phi yg pernah bermain bersama PL, yg ia harap akan membuatnya penasaran dan mencari tahu. Akhirnya setelah beberapa minggu…
    “Dah terjawab Mak siapa namanya sekarang,” kata Fajar. “Aku kasih kontak Mak ke PL ya. Eh dah aku kasih si, baru minta ijin…” ia nyengir.


    PL pun menanyai phi tentang anak hilang dari akunnya beberapa tahun sebelumnya.
    “Dia bilang dia cuma pingin jadi bapak yang ngedef anaknya. That’s the only clue I can give…”


    Dan ketika akhirnya PL berhasil memecahkan teka-teki mengenai id yg Panjul mainkan di ts3, ia pun memaksa phi memberikan kontak Panjul. “Thx ya buat petunjuknya menemukan kawanku yg hilang…”


    Kemudian phi beralih ke sebuah topik lain, “Soal ts3, bro.”
    Sebelumnya Fajar jadi penyampai pesan PL yg menawari phi dan AIUEO utk masuk RvN, karena RvN berencana hilangkan semua non RvN dari page1.
    “Iya gimana itu?” sahut PL. “Aku berharap aiueo dan phi join rvn.”
    "Saya hanya ingin bisa menikmati server hingga akhir, bro."
    “Dengan join RvN bisa ngurangi nikmatnya ga?” PL tersenyum.
    Secara personal ia sebenarnya sama sekali tak bermasalah dengan tag RvN. Hanya saja memang King sudah pernah menolak proposalnya.
    “Reject tsb sebelum tahu,” sahut PL. “Menurutku sih wajar, saat itu siapa pun di posisi king ga punya alasan lain krn ga punya data. Ini saya setelah tahu cerita Fajar dan diskusi dg King, ingin aiueo dan phi gabung. Bantu def ke musashi walau punya potensi kami serang sewaktu-waktu, thx anyway…”
    “Ah, maaf Jar, kau tak tahu bagaimana emakmu di belakangmu,” keluh phi dalam hati. “Kau terlambat mempertahankan emakmu. Mestinya data itu sangat bisa kau berikan sebelum phi igm ke King dulu…”


    Phi sangat sadar dia telah menjadi doublecross dan menyakiti banyak pihak. “Tolong jangan jadikan phi triplecross dan menyakiti lebih banyak lagi dg di akhir mengubah tag menjadi RvN,” batin phi. Eh, emangnya ada ya, istilah triplecross?



    Hari-hari itu bertepatan dengan rencana HOS mengkoordinir hit WW King. Dicky dan Syaf memutuskan akan ikut serta. Phi? She’s not happy with that.


    Pertama, hari2 itu adl akhir tahun, target kerjaan numpuk, termasuk UTS di kampus. Disusul 2 pekan libur anak sekolah, yg pasti akan menyulitkan online. Ikut hit berarti harus siap defend serangan balik sesudahnya. Hit WW lawan lalu tidak bisa online, itu bunuh diri.


    Kedua, level WW King baru mendekati 80. Pengalaman s3 ss3, jika hammer kita hanya cukup membuat geli, menyerang WW di atas lv90 dan ‘piggybacking’ eta natar jauh lebih efektif. Ketika hammer terbesar -di antara yang imut2- West dikirim ke WW paling diunggulkan dg eta tepat setelah eta natar lv95, berhasil menurunkan level ke belasan. Dan pada level itu dia masih harus menghadapi lagi serangan natar level 96 yg ternyata menurunkan level WW lebih rendah lagi. Ouch, that definitely hurt. Dan berhasil membuat dual pemilik WW paling diunggulkan menangis itu sesuatu loh #devilish (if you managed to read this Pak momod, plz don’t send phi infraction ya. Pissss… )


    Tapi phi paham, menunggu 2 minggu liburan selesai berarti server pun telah usai tanpa perlawanan. Menunggu seminggu utk WW lv 90an juga rawan kehilangan hammer duluan, apalagi dg ‘ancaman’ RvN hilangkan seluruh non RvN dari page1. Jadi phi paham kenapa Dicky dan Syaf ingin ikut plan Ara. Tapi phi masih belum merasa sreg jika harus berangkat juga. Dilihatnya WW musashi terlalu lambat sekuens pembangunannya. Jadi ia merasa hit WW King pun tak worth it.


    Saat itulah ia menerima wave fake yang berkesan mendalam baginya satu lagi. Beberapa wave ke cap dan spawn. Segera dibukanya titik temu masing-masing desa. Ada wave dari desa “Buka Topengmu” dan “Tunjukkan Merahmu”. Dan ketika ia klik koordinat tsb utk mengetahui id pengirim wave, terkejutlah ia.



    “Pak Syaf...?” penuh heran phi mencari tahu. “Kenapa BN kirim wave ke phi?”
    Syaf menghela nafas. “Di mana Swann yang BN kenal?” Pelan, tapi terdengar bergetar menahan marah. “Kenapa Swann hanya diam tanpa melakukan perlawanan apa pun ke RvN?”
    Phi terhenyak.


    “Sejak PW berubah jadi RvN-SW, Swann berubah,” protes Syaf. “Begitu kentara memihak mereka. Setiap paparan rencana selalu menyebutkan 1 nama sebagai pertimbangan: Fajar-Fajar-dan Fajar lagi,” kini nada Syaf mulai terdengar penuh kedongkolan.
    “Dan siapa sih Panjul? Kenapa begitu surprise dan gembira bertemu dia di server ini, padahal dia di RvN…” nada sinis terdengar dlm pertanyaannya.
    “Juga Perron,” Syaf menyebut daftar pemain yg membuatnya merasa tersisih. “Sejak kapan Swann bisa menjawab igm orang yg mengirim fake ke desanya dan menghancurkan caps sahabatnya seramah itu…"
    "Dan igm ke King?” Syaf mendengus kesal.


    “Swann bilang berencana ambil WW untuk Li’l Happy Family tapi kemudian mendadak diurungkan… Lalu ketika tiba saatnya hit King, Swann ragu lagi?” suaranya mulai meninggi.
    “Pertimbangan BN memang tidak pernah penting kan? Selamanya BN hanya pembantu kan di mata Swann?”
    Phi tercekat. Joshamee Gibbs… Ia ingat pernah berkata ke Syaf bahwa ia seperti Mr Gibbs, the most loyal companion in Black Pearl. Tak disangka itu akan terasa begitu menyakitkan dlm kondisi seperti ini.


    Kekecewaan Syaf memuncak. “Apa sih yang Swann cari? Mestinya kalau memang ingin jadi teman RvN, kasih tahu sejak awal… agar BN bisa settle desa kedua BN di NE begitu Muham igm BN!!!”
    Phi menghela nafas. “Mana phi tahu SW akan jadi begini Pak,” sanggahnya. “Dulu kan kita punya IP…”
    “SW jadi begini kan juga karena Swan,” tuding Syaf. “Kalau saja Swann tidak memberikan ide aneh memihak RvN, anak-anak tak akan kebingungan dan kehilangan semangat… Alan tidak akan del id. Dan kini mereka hilang arah…”
    ‘Ah, da*n you Emil,’ pikir phi. ‘Kenapa skrg sahabat phi jadi menuding ke muka phi hanya karena phi jadi dinas kebersihan beberes sampahmu…'


    “Jadi sekarang mau Pak Syaf gimana?” tanya phi. “Ok, phi gabung ally BN sekarang. Dan nanti malam, tolong kirim pasukan phi ke WW King karena phi ga bisa online jam11 malam buat ngepasin eta AIUEO dan BN.”
    “BN ga akan kirimkan, kecuali Swann kirim sendiri,” tegas Syaf. “BN ga mau nantinya dituding yg kirim pasukan Swann tapi Swann bilang ga happy dg itu…”


    Aaarrrghhhhh… phi mengeraskan rahangnya dan mengatupkan mulutnya rapat-rapat. Kedua tangannya ia kepalkan kuat-kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Sekuatnya ia menahan agar tidak balik berteriak dan menudingkan telunjuknya.
    “Stop calling me Swann, Pak,” akhirnya itu yang terucap. “Im no longer that lady pirate…”
    Syaf masih membuang muka.



    Phi pun masuk ke kedutaannya. Dibacanya daftar undangan yg masuk ke kedutaannya. Selain ally BN, B (entah shuma atau ryuta) dan HOS (Ara) juga mengirim undangan. Satu undangan dari F, ally berisi segelintir id yg dari profilnya phi simpulkan hanya kumpulan orang autis seperti dirinya.


    Satu undangan lagi pernah memancing senyumnya, RvN-ST.


    TNI-AD, id pengirim undangan tsb pernah mengirim igm ke phi, menyatakan respeknya ke profil yg phi buat (chapter 8). Phi menggelengkan kepalanya. “Ah, maka kau akan kecewa melihat betapa hipokrit phi sebenarnya bro…”


    Berusaha menepis rasa perih mengingat 1 nama yg pernah ia harap akan tercantum undangannya di situ tapi justru tak dijumpainya, phi lalu mengklik ally BN. Masuk ke ally itu. Dan setelah BN memberikan hak penuh kepadanya, ia ubah GR menjadi ({}), sebuah emoticon bermakna ‘big hug’. Dia pun kembali seally dg orang paling keras kepala sedunia, paling irasional sejagad travian, tapi –betapa pun, dia sayangi.



    Phi ingat di akhir s3 ss3 phi dan Sandi pernah mempertanyakan seorang pemain. Sony, he’s really a good player.
    “Saya ga habis pikir aja Bu, kenapa pemain sebagus Sony terkesan nurut banget sama Acan,” ujar Sandi.
    “Iya,” sahut phi. “Padahal skill bagus, akun keren, tapi koq ikut aja meski apapun disuruh ini itu sama Acan…”
    “Beneran penasaran Bu, emang dia dapat apa dari Acan ya…”


    Kini phi baru menyadari, bahwa Acan, Lubuk Pakam (guru pertama BN) dan Sony adalah yg pertama bersama membangun Fusion di SW. Jadi apapun terjadi, itulah keluarga yg akan tetap terikat hingga server berakhir.


    “Ah, orang-orang seperti kita Pak, memang akan sulit memahami hal seperti itu,” batin phi, seolah ingin menyampaikan ke Sandi di sana. “Independent thinker like us, cenderung tidak menghargai hal-hal seperti itu, bahwa serusak apapun rumah kita, itu tetaplah tempat keluarga kita tinggal…”
    Di akhir s3 ss3 itu, tryme memang soliter di ally-nya sendiri, ••• (Infamous).


    Dan di ts3 ss7 ini, Syaf adalah satu-satunya keluarga yang berdiri menemaninya sejak awal. Orang paling keras kepala sedunia, paling irasional sejagad travian, tapi –betapa pun, dia adalah keluarganya. Maka bersamanya pulalah ia akan mengakhiri server ini. However, blood is thicker than water…


    Satu lagi server ini memberi phi pelajaran. Setelah bisa berdamai dengan oportunisnya Atrofu, apatisnya Panjul, doublecross-nya Sandi, kini ia merasa bisa berdamai dengan Acan setelah belajar dari Sony…

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 2 times, last by swann ().

  • Delete post


    Duh apa si dies... Sakit perut aku baca komenmu
    Lolololol...
    Ga mudheng

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 1 time, last by Xaviera: Bahasa tidak sopan ().

  • behind the scene nya phi tantangin bikin novel juga aja dari sudut pandang masing-masing, tulis masing2 post di sini aja. 3 paragraf juga ga pha-pha. nanti phi add jadi adendum novel ini, phi bikinin link di post #1
    :D


    nice idea phi,,tar dibkinin da,,dr B


    Duh apa si dies... Sakit perut aku baca komenmu
    Lolololol...
    Ga mudheng


    kasih bata aja itu tante phi,,emg dungu itu :3

    Between white and black there is a gray


    Orang yang gak bisa liat orang laen senang pasti hidupnya di neraka

    Post was edited 1 time, last by shvma ().

  • Tak disangka part 11 bisa menjadi favorit saya juga bu phi.. kalau dibaca 2x serasa lagi baca cerita silat yang pas adegan emosional nya.. hehe..


    Ini ibarat kronologis, makin banyak part cerita nya, makin mendekati end server juga di travian.. menarik disimak bagaimana intrik-intrik menjelang end tsb bisa diolah bu dokter menjadi makin menegangkan.. hehe. Saya tetap menyimak



    Good job bu phi, two thumbs up.. never know the thrill will be escalated so much..


    Proud to be Family Member of:


    RK | DiV | AKR | KlimaX | AKL | =MH= | RvN


    The lion and the calf shall lie down together, but the calf won't get much sleep

    Post was edited 1 time, last by T-Law ().

  • Wow filmnya bikin panas dalem... semakin mendekati final. Diharap pembawaan kalimatnya tolong diperdalam. Jgn ikutin hati tp ikutin jari anda dalam berarasemen mengikuti pola emosional anda. Wkwkwkwkw lanjoooit

  • baca ini subuh2, yang ada bagian al ma'tsuratnya, malah jadi termotivasi buat al ma'tsurat-an :D


    keren banget gaya bahasanya, pro writer agaknya.


    gua gak nyangka travian bisa sepenting ini bagi beberapa orang, sementara bagi yang lain cuma sekedar game yang paling banyak ngiklan di situs2 tempat download gratis. ahaha:D

  • Wow filmnya bikin panas dalem... semakin mendekati final. Diharap pembawaan kalimatnya tolong diperdalam. Jgn ikutin hati tp ikutin jari anda dalam berarasemen mengikuti pola emosional anda. Wkwkwkwkw lanjoooit


    yang perlu diperdalam yg apa ra...


    baca ini subuh2, yang ada bagian al ma'tsuratnya, malah jadi termotivasi buat al ma'tsurat-an :D


    keren banget gaya bahasanya, pro writer agaknya.


    gua gak nyangka travian bisa sepenting ini bagi beberapa orang, sementara bagi yang lain cuma sekedar game yang paling banyak ngiklan di situs2 tempat download gratis. ahaha:D


    alhamdulillah, reminding me to sandi yang suka ngingetin buat al ma'tsurat an
    mksh bro, berarti mesti lanjut baca sampai epilognya nanti



    Mampos dies wkwkkw


    bahagia bener si mil, makiannya si dies buat dirimu didelete momod

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

  • Hahaha.... Hmmm.... Sempet bikin 1 id di NW di awal server cm buat ngikutin perjalanan server dan menemani sahabat yg sedang bermain. Melihat tag RaVeN muncul di salah satu kuadran dengan full tim ditambah dengan mengikuti dan melihat forum lounge ts3, bisa diprediksi perjalanan server akan spt apa. Bukan bermaksud sok tahu, Kemunculan RaVeN dgn full tim nya membuat perjalanan server menarik dan memunculkan sentimen terutama bagi para player lama. Para player lama yg sentimen terhadap RaVeN bukan BSH tp bagi mereka menggagalkan rencana kemenangan RaVeN dgn full tim nya adalah suatu kebanggan dan prestasi tersendiri (termasuk saya sendiri yg ketika itu diajak bermain untuk menggagalkan target menang RaVeN di ts1). Tidak dpt dipungkiri kemunculan RaVeN full tim begitu mendominasi perjalanan server sehingga memunculkan sentimen tersendiri terhadap RaVeN. Berbagai cara dan rencana disiapkan untuk menjegal RaVeN, sampai dengan isu penyatuan 3 kuadran. Perpecahan di SW pun terkait dengan hal tersebut merupakan hasil dari tarik menarik kepentingan, dan bergabungnya salah satu aliansi SW menjadi wing RaVeN membuktikan bahwa Fajar cs tidak benar2 ingin bermain untuk SW tp untuk RaVeN. Apa penyebabnya? Karena tidak mungkin suatu wing di luar kuadran utamanya dibiarkan menjadi pemenang WW, terkecuali pada kondisi2 tertentu yang merupakan bagian dari strategi kemenangan. Saya sendiri tdk tau seberapa potensialnya kekuatan SW yang sebenarnya cukup mumpuni untuk memberikan perlawanan kepada RaVeN, sampai pada akhirnya dpt akses full ke id nya emak hahaha.... Di situ saya baru menyadari jika saja SW tidak terpecah maka setidaknya SW bisa memberi perlawanan berarti terhadap RaVeN. Jd berpikir kembali perpecahan di SW sengaja atau memang sesuatu yg sudah disiapakan dari awal??? Hahaha... Kasihan bagi org2 di SW yg tidak tau menahu sejak awal dan mengorbankan kepentingan kuadran.


    Salut sm emak2 satu ini byk dari misi2 pertahanannya yang berhasil dan tidak bisa dianggap remeh. Di bulan Juli nanti seru jg tuh CnC vs RaVeN, semoga bs ikut meramaikan.


    Btw doain ya phi semoga keponakannya sehat aja baru umur 5 minggu nih hihihi....


    Mari berforum dengan santun dan berperang layaknya kesatria sejati
    I'll be waiting behind enemies line!!

  • Hahaha.... Hmmm.... Sempet bikin 1 id di NW di awal server cm buat ngikutin perjalanan server dan menemani sahabat yg sedang bermain. Melihat tag RaVeN muncul di salah satu kuadran dengan full tim ditambah dengan mengikuti dan melihat forum lounge ts3, bisa diprediksi perjalanan server akan spt apa. Bukan bermaksud sok tahu, Kemunculan RaVeN dgn full tim nya membuat perjalanan server menarik dan memunculkan sentimen terutama bagi para player lama. Para player lama yg sentimen terhadap RaVeN bukan BSH tp bagi mereka menggagalkan rencana kemenangan RaVeN dgn full tim nya adalah suatu kebanggan dan prestasi tersendiri (termasuk saya sendiri yg ketika itu diajak bermain untuk menggagalkan target menang RaVeN di ts1). Tidak dpt dipungkiri kemunculan RaVeN full tim begitu mendominasi perjalanan server sehingga memunculkan sentimen tersendiri terhadap RaVeN. Berbagai cara dan rencana disiapkan untuk menjegal RaVeN, sampai dengan isu penyatuan 3 kuadran. Perpecahan di SW pun terkait dengan hal tersebut merupakan hasil dari tarik menarik kepentingan, dan bergabungnya salah satu aliansi SW menjadi wing RaVeN membuktikan bahwa Fajar cs tidak benar2 ingin bermain untuk SW tp untuk RaVeN. Apa penyebabnya? Karena tidak mungkin suatu wing di luar kuadran utamanya dibiarkan menjadi pemenang WW, terkecuali pada kondisi2 tertentu yang merupakan bagian dari strategi kemenangan. Saya sendiri tdk tau seberapa potensialnya kekuatan SW yang sebenarnya cukup mumpuni untuk memberikan perlawanan kepada RaVeN, sampai pada akhirnya dpt akses full ke id nya emak hahaha.... Di situ saya baru menyadari jika saja SW tidak terpecah maka setidaknya SW bisa memberi perlawanan berarti terhadap RaVeN. Jd berpikir kembali perpecahan di SW sengaja atau memang sesuatu yg sudah disiapakan dari awal??? Hahaha... Kasihan bagi org2 di SW yg tidak tau menahu sejak awal dan mengorbankan kepentingan kuadran.


    Salut sm emak2 satu ini byk dari misi2 pertahanannya yang berhasil dan tidak bisa dianggap remeh. Di bulan Juli nanti seru jg tuh CnC vs RaVeN, semoga bs ikut meramaikan.


    Btw doain ya phi semoga keponakannya sehat aja baru umur 5 minggu nih hihihi....


    Huaaa... Laraaaass... terharu melihatmu dan baca komenmu
    you are really missed :D


    Congratz ya, my Jack is gonna be a father, hiks, terharu... :')
    Salam buat Meta :)

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

  • 12. Skyfall Part one. Antara Fajar dan Sandi, Ada Adele

    Ketika PL menyampaikan penawarannya utk AIUEO bergabung ke RvN, Dicky sempat mengatakan bahwa rasanya kurang pantas jika dia bergabung di akhir. Sejak unallied, dia hanya bermain tanpa tujuan. Def yg dia kirim ke WW musashi pun semata-mata karena cinta SW.

    Tapi menurut PL, di akhir server masih banyak yg harus dilakukan sehingga rasanya tak ada masalah dengan join di akhir.

    “Tentang join di akhir, menurutku seperti ini,” ujarnya. “99% rvn pasti menang kali ini. Dgn atau tanpa bantuan aiueo dkk. Bahkan termasuk jika sonof dikeluarkan dr raven. Bisa dibilang tugas perusuh2 di awal berhasil. Jadi maksudku ga perlu merasa ga enak, krn rvn saat ini udah trlalu kuat utk dijatuhkan dan menang. Susah utk tidak, baik dr cadangan ww hitter maupun def nya…”

    “Yups.. saya setuju,” akur Dicky. “Malah menurut saya rvn pasti 100% menang.”


    Merasa tak ada nilai tambah yg bisa ia berikan dgn bergabungnya ke RvN dan menjaga perasaan Syaf, Dicky menolak penawaran RvN. Sadar bahwa penolakannya akan berujung pada penyerangan, Dicky pun memilih menyerang duluan. Lebih baik hammer habis dipakai menyerang daripada habis karena zp atau dichief, pikirnya.


    Syaf menyambut rencana itu dengan antusias. Dan karena ultimatum Syaf tidak mau menjalankan pasukan phi, phi pun minta bantuan Dicky.
    “Kalau memang ibu tak yakin akan kesiapan menghadapi counter attack, jgn berangkat sekarang,” ujar Dicky. “Anak-anak HOS nanti juga masih akan jalan lagi. Kalau ibu mau bareng mereka nanti. Sekarang saya ama Syaf aja karena deadline sebelum diserang duluan.”
    Maka berangkatlah AIUEO dan BN hit WW King.
    “Aku ikut sekarang Mpok,” ujar Ara ketika phi sampaikan rencana Dicky dan Syaf. “Dah setengah mati ngurus gandum. Biar bisa fokus def WW aja setelah ini…”


    15-12-15 pagi
    “Mak phi, ikut jalan ke ww king jugakah?” tanya Fajar begitu mendengar kabar, 2 kuadran berbeda berjalan bersama ke WW King.
    “Ga, Jar,” sahut phi pendek. Pemikiran pragmatisnya membayangkan hari itu dia full di kampus, jadi tak akan mungkin bisa menej def serangan balik yg mungkin datang.


    Dan benar dugaannya. Di jam istirahat makan siang, Dicky berteriak pedang merah ke desa hammernya. Anak-anak Satgab segera merespons.
    “Saya masih belum bisa login Pak,” ujar phi. “Gunakan semua def di phi. Semua druid bisa utk snip.”
    “Hd juga?”
    “Hd juga, kecuali Hd di caps…”
    Satu kebetulan yg menyenangkan, hero Risay Chan baru saja gugur di WW Skylit pasca serangan RvN. Membangkitkan instan dan poin tambahan yg cukup besar memungkinkan tambahan def yg cukup bermakna bisa tepat waktu ke desa hammer AIUEO.


    Tapi tak urung, sakit perut melandanya. Karena ia sama sekali tak sempat membaca wave yg datang, tak tahu itu berpotensi zp atau chief, tak mampu snip sama sekali, dan tak tahu berapa banyak def teman2 yg terkumpul.


    Dia baru sempat mengecek dan mengirim beberapa snip di waktu yg singkat sepulang dari kampus dan sebelum hubby pulang.
    “Makasih banget ya Bu,” ujar Dicky. “Titip ya, saya mau futsal dulu…”
    “What? Masih sempat futsal? You really have stronger gut than me Pak…”
    “Justru ini untuk ngilangin sakit perutnya Bu, hahaha…”


    Sepulang futsal, Dicky kembali dgn tugas snip dan kirim-kirim pedagang di antara wave cata menggantikan phi yg sudah kembali jadi Mrs Turner begitu hubby pulang.


    Maka tak terkira leganya begitu wave berakhir dan desa masih bertahan. Begitu terima kasih ia atas luar biasa sigapnya keluarganya dan anak2 Satgab yg tersisa. Dicky menghembuskan nafas lega.


    “Puas banget…” lapor Dicky, yg hanya bisa phi lirik pesannya di wa tanpa berkomentar.


    Dan Dicky lebih puas lagi setelah pasukan imutnya berhasil mendarat di WW King, diikuti BN dan Skylit. Berarti usai sudah tanggung jawab menej gandum dan kekhawatiran akan menguapnya hammer sewaktu-waktu.


    Yang tak puas adalah Syaf. Dia menggerutu, “Hasilnya pasti akan beda kalau phi, AIUEO, dan BN berjalan…”
    Phi sedikit merasa bersalah, melihat mereka memang kekurangan ram dlm serangan tsb. Di serangan itu, pagar turun 2 level berhasil memotong tumpeng 5 level.
    “Kalau ada rammer tumpengnya pasti kepotong lebih banyak,” timpal Dicky. Tapi Dicky lantas membesarkan hati phi agar tak terlalu menyalahkan diri sendiri


    Karena yang phi khawatirkan terjadi. Dicky mulai cuti, dan harus menemani anak istri liburan. Dia minta izin tak bisa banyak online. Maka AIUEO babak belur dihajar hingga terlempar keluar dari page1 dgn perlawanan sekedarnya.


    Yang bisa phi lakukan hanya simming, melepaskan satu per satu desa dari CL, dan memastikan ‘dugem’ tetap berlangsung tiap malam di balai desa meski infrastruktur lain porak poranda. Menghitung jumlah chief, nilai budaya, dan meneliti peta desa natar sekitar, ia pun berkata ke Dicky.
    “Tak sampai seminggu juga bisa balik ke page1 Pak. Nanti phi buatkan daftar desa yg bisa dichief. Dirimu jalanin aja kalau sempat.”


    Sementara BN, pasang badan utk def dan snip semampunya.



    Ada satu hal yg mengganggu benak phi, shg ia bertanya ke Fajar. “Phi kepikiran 1 hal yg dulu Fajar pernah bilang. Ketika itu phi bilang phi respek kalian yg dah ambil tag rvn. Trus Fajar bilang, ‘enak aja ambil, itu kita beli’. Maksudnya apa Jar?”
    “Mgkn kata beli kurang cocok sih mak,” sahut Fajar. “Tapi mgkn maksudku waktu itu, kita ambil tag RvN itu ada konsekuensinya…"



    Phi termenung. Sepertinya ia bisa menangkap konsekuensi yg Fajar maksud. Dua hari sebelumnya phi mengutarakan ke Fajar bahwa pernah terbetik dalam pikirannya, jika phi akan hit ww king, kalau memang dgn hit itu rvn sw bisa jadi pemenang.
    “Rvn sw nggak bakal naekin ww sampe 100 mak,” tukas Fajar. “Kalo mak niat seperti itu, percuma. Dgn bergabungnya kami dgn rvn, di situlah sudah tertutup peluang sw utk menang…”


    Dari situ phi menyadari satu hal. RvN benar-benar mengunci kemenangannya dgn sangat cerdik sejak pertengahan midgame. Setelah mengamankan kuadrannya, cara mereka melemahkan SW benar-benar sesuai dengan prinsip WWGD. They chose whom to ‘kill’ and whom to ‘buy’ brilliantly. Sementara mereka memilih to 'kill’ Maradeka, GGWP, dan MB, mereka memilih Pocong, musashi, dkk to ‘buy’. Sayangnya, alih-alih menjadikan ‘buying’ itu untuk mengembangkan potensi masing2 seperti Google mengakuisisi Waze, RvN menjadikan RvN SW sebagai pion, tools. It was a ‘buy to kill’ option they chose. Seperti Microsoft mengakuisisi Nokia.


    Padahal sekiranya tidak ada kesan bahwa ada yg namanya ‘warga negara RvN kelas dua’ seperti Pocong dkk, she might be going to respect RvN more and more. Sama sekali tak berharap kredit apapun utk SW sebenarnya, kalaupun musashi yg menang ia pun akan menganggap itu kemenangan RvN, dan itu akan makin meningkatkan respeknya. Phi sama sekali tak melihat setitik pun ketidakloyalan RvN-SW sejak membawa bendera RvN. Kalau bukan karena so naïve of Fajar and so devilish of phi, mungkin hari itu juga phi sudah lumpuh seperti Ajo. Jadi apa yang menghalangi mereka untuk menaikkan WW hingga 100, seolah haram untuk RvN SW menang membawa nama RvN…



    “Mpok, ayolah Mpok, ini kita semua udah mau habis-habisan trus udahan,” Ara mengajak phi ikut dalam serangan terakhir HOS ke WW King.
    Phi masih terpikir utk menghabiskan pasukannya ke natar atau ke desanya sendiri. Tapi yang ia bicarakan dgn Fajar sebelumnya benar-benar mengusiknya sbg anak SW.
    “Ayolah Mpok, hari gini ngapain masih galau ga jelas. Mpok main karena Sandi kan? Pasti Sandi juga seneng deh kalau lihat kita main bareng…”
    ‘Ouch, you hit me right on the weakest point of my heart, Ra,” batin phi.


    “Hammer galia Raline yg pegang di sini. Tapi kalau cuma KR dan Raline mungkin cuma nurunin berapa. Kita kurang rammer Mpok. Ram tolong (id anak HOS lain) cuma bla bla bla… Sementara dari RA (kuadran NW) ada bla bla bla yang dah CK bla bla bla, blep blep blep blup blup…” Ara memaparkan siapa-siapa saja yang akan ikut serta yg tak sepenuhnya phi dengar. Ia hanya concern ke satu orang.
    “Jam berapa ETA Muham?” tanya phi akhirnya.


    Membandingkan ETA Muham dgn ETA Dicky, ternyata Raline Shah tiba lebih dulu daripada AIUEO. Maka bak di dongeng Cinderella, phi mencoba-coba sepatu yang pas, yang ternyata dengan salah satunya masih bisa mengejar untuk tiba sebelum Raline. Maka dikirimkanlah pasukan phi ke WW King.


    Phi tahu itu memang tidak akan mengubah perjalanan server sedikit pun. Tapi pikir phi, setidaknya sedikit ram nya bisa menambah sedikit kekuatan Muham dan Dicky.


    Entah kenapa phi merasa memiliki hutang suatu hal yang sulit ia deskripsikan ke Sandi. “Phi dah main bareng Ara dan Muham, Pak. Tolong anggap utang phi lunas ya Pak…” Pandangannya menerawang. Dan tiba-tiba terasa satu beban terangkat dari pundaknya. Wajahnya sumringah kini.

    Dan serangan itu, juga membayar utangnya ke BN. “Jangan pundung lagi Pak. I’m not going anywhere, sampai akhir server kita bertiga tetap bersama…”



    Skyfall: Verb; Transitive
    To make a last stand against a group of people when outnumbered and on your own turf.
    (membuat pertahanan terakhir melawan sekelompok orang ketika kalah jumlah di halaman/lingkungan rumah sendiri)


    Phi sadar, serangannya ini akan jadi awal kehancurannya. Dicky yg saat itu sudah kembali nangkring di page 1 juga sangat sadar. Dan amunisi anak-anak Satgab, telah terkuras di spawn AIUEO. Jadi benar-benar tinggal mereka bertiga, The Li’l Happy Family. Tapi sepanjang mereka bersama, rasanya itu sudah cukup menguatkan.


    Tanpa disadari, ada yg menekan tombol play di otaknya, dan suara Adele memenuhi ruang pikirannya.



    https://www.youtube.com/watch?v=DeumyOzKqgI

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 4 times, last by swann ().

  • Kereen abies mpok.. emg dr awal juga NE sudah habis. Kita2 juga aslinya main ga mau pusing urus ini itu. Cm ngeliatin aj bos2 NE menej... pasca hancurnya NE kaya gelandangan ajah kita Main ga ada tujuan juga. Tp dr situ dengan sisa2 pemain yg ada dan masih semangat ( bisa dihitung jari ) mulai bikin bendera baru di NE. Dengan amunisi yg dikit. Anggota yg dikit. Deff malah gak punya.. id2 hibahan juga bs dihitung jari. Mending id gede.. id pop kecil. Yah lumayan buat bikin deff dikit2 dr pada ga ada.

  • Makin lama dibaca makin mantap nih.. haha


    Lanjutkan bu dokter.. haha


    Proud to be Family Member of:


    RK | DiV | AKR | KlimaX | AKL | =MH= | RvN


    The lion and the calf shall lie down together, but the calf won't get much sleep