Lil Happy Family: A Déjà vu

  • 6. Keep It Simple Stupid

    Part two. SW Lovers

    “PW berubah jadi RvN-SW dan sekarang declare war ke KiSS,” sebuah kabar mengejutkan terdengar di hari ke-5 terbentuknya KiSS.
    “What???” Ada kecewa, marah, dan sedih tiba-tiba berkecamuk di dada phi…


    Dia merasa sudah pernah mendengar konsep PW untuk kemandirian SW. Dan ia sampaikan juga pada Fajar bahwa dia akan mulai menggabungkan dan merapikan T dan Z agar bisa menyelaraskan kekuatan SW. Tapi kini tiba-tiba PW berubah tag menjadi RvN yang jelas-jelas tidak lagi berorientasi untuk kemandirian SW. Dia kecewa.
    Dia merasa sudah pernah mendengar Fajar cs mengecam Emil cs yang terkesan memperbagus akun tapi ujung-ujungnya sebenarnya untuk mendukung kuadran lain melawan tenggara. Tapi kini tiba-tiba PW berubah tag menjadi RvN yang jelas-jelas juga mendukung kekuatan kuadran lain. Dia marah.
    Dan dia sedih karena sekali lagi merasakan bahwa SW, tanah leluhurnya ini, memang tanah tak bertuan. Selalu menjadi lahan panas tempat kepentingan kuadran lainnya tarik-menarik…


    Look. We're both sw lovers n want the best for sw na?” protes phi ke Fajar.
    Yes, we are,” sahut Fajar. “But, saya melihat hal itu tidak dimiliki pemain SW lainnya.”
    Pernyataan senada keluar dari F kedua di id Pocong, “Ane sw lovers tapi sedih liat sw sekarang. Dari awal dah ancur. Dan saya sudah beralih tujuan. Sekalian hancur sekalian…”
    Phi menghela nafas, berat.


    “Ingat ya sis, pocong nggak akan bertindak seperti ini tanpa alasan kuat.. semua alasan sudah saya ceritakan semuanya.. dan sis pun tahu awal mula penyatuan SW dari awal.. Dari awal pembentukan SW, saya sudah melihat bahwa akan ada penyatuan 3 kuadran, hal itu pun pernah dibahas di grup bbm, dan kami pun menentangnya secara terbuka. Dan ketika kami tidak puas dengan fam IP, kami pun keluar dan membentuk PW, dan malah dianggap ada hubungannya dengan RvN, padahal TIDAK SAMA SEKALI (waktu itu)…”


    Kembali phi menghela nafas. Di satu sisi dia juga bisa merabarasa mengapa teman-teman di PW berbuat seperti itu. They just play this game as how it should be played. Kesal karena tidak rapinya SW, wajar ketika pinangan RvN datang mereka menerimanya. Justru tidak wajar jika mereka tidak menerima. Sebagian pemain RvN di tenggara adalah teman mereka di server sebelumnya. Mereka katakan siap melawan teman sendiri asal SW mandiri, namun ternyata teman-teman di SW justru memandang mereka sebagai spy untuk tenggara dan tidak bisa diajak mandiri. Kasus defend desa hasil chief sebenarnya hanya satu faktor kecil pemicu dinyatakannya perang RvN-SW vs KiSS.
    “Yep, I can put myself into your shoes,” sahut phi lirih. Ia mengutuki dirinya sendiri yang terlalu lamban menarik diri dari manajemen IP.


    “Makasih bro. Saya bukan diplomat di KiSS. I will keep trying to manage n do my task as best as possible. Diplomasi di MNC (Hidsan) n ajo tl 04 (andre). If their talk with u decide rvn sw keep war with KiSS, ya saya KiSS. Mungkin malah jadi ending yang baik untuk server ini buat saya…” phi menutup diskusinya dengan pasrah, merasakan nafas Kala berhembus di tengkuknya, meniupkan kutukan sekali lagi.


    Tapi ternyata paginya teman-teman di KiSS bersorak karena RvN-SW mencabut pernyataan perangnya ke KiSS. Sebagian sama sekali tak tahu alasannya, sebagian yang lain lega karena menganggap phi telah melakukan langkah diplomatis luar biasa. Tapi buat phi, itu hanyalah tambahan pe-er besar ke depannya…



    Di s3 ss3 phi pernah mengecam satu pemain yang dia nilai pragmatis, oportunis, egois, dan sederet label buruk lainnya karena mencari aman sendiri dengan keberpihakannya ke SE, padahal dia tinggal di SW. Atrofu namanya. Tapi server ini mengajarimya untuk memperlebar standar idealismenya, berusaha menempatkan dirinya di posisi orang lain, agar lebih memahami alasan-alasan orang lain melakukan sesuatu dan tak mudah mengecam mereka. Dia mulai bisa merabarasa alasan orang lain yang di awal dinilainya oportunis itu. Mungkin mereka hanya orang-orang yang lebih menghargai real life nya sambil tetap mencari keasyikan bermain di game ini. Dengan memahami, phi jadi lebih bisa menghormati pilihan tiap orang. Memahami, menghargai, meski itu bukan berarti menerima dan membenarkan tindakan mereka.


    Kini dihadapkan dengan perbedaan arah di SW, phi pun mulai berhitung. Travian is all about math, menurutnya. Dia tahu kekuatannya, dia tahu keterbatasan waktu ol nya, dia tahu kekuatan dan keterbatasan teman-temannya. Perang dalam kuadran jelas bukan pilihan. Dia ingin bisa tetap tidur nyenyak tanpa harus ada kekhawatiran serangan dari jarak satu jam. Itu tidak masuk akal buatnya. Jadi kenapa harus memaksakan diri berperang dalam kuadran jika yang bersorak atas itu akhirnya hanyalah kuadran lain, pikirnya.


    “Sebagian di kiss adl pemain lama yg cuma kangen Travian, ga punya dual, sibuk real, dan tau diri utk main tanpa berpolitik,” ujar phi ketika ditanya Fajar tentang komposisi anggota KiSS dan sikap mereka. “Sebagian lainnya adalah pemain baru yang semangat, yang juga ga ngerti politik, yang kadang pertanyaan2 mereka buat phi meleleh, ga tega kalau harus ninggalin mereka, dan ga tega kalau semangat main mereka disalahgunakan buat kepentingan politik orang lain…”
    “Sebagian yg lain adalah id-id milik Pocong dkk hahaha,” phi tertawa getir. “Dan masih ada sebagian kecil yang sangat besar juga keinginannya pokoknya yg penting rvn harus dilawan no matter what.”
    “Jadi, ke depan kiss mau diarahkan bagaimana mak?” tanya Fajar. Phi tak ingat sejak kapan anak itu juga mulai memanggilnya dengan panggilan mak.
    Phi menghela nafas. Diutarakannya dua opsi endgame yang dia indra yang sama-sama tidak nyaman buatnya. Tapi itu waktu dia belum dikontak Acan. Setelah Acan kontak phi, dia pikir utara vs selatan bukan opsi yg terlalu buruk. Mereka tidak punya hutang apapun ke kuadran lain. “Dan dalam pikiran phi n pemain lain yg cuma punya id di sw, ngapain kita jadi bemper mereka? Apalagi bempernya Acan? Ogah ah…” sambungnya, disambut tawa Fajar.


    Resmilah phi menjadi seorang yang pragmatis. Tapi setidaknya menurutnya dia bukan sosok egois yang mencari aman sendiri. Dia ingin mengajak teman-temannya mengikuti logikanya. Dalam perhitungannya, SW hanya memiliki masa depan jika utara vs selatan. Adil atau tidak, imbang atau tidak, nanti toh pasti utara akan menemukan jalannya sendiri untuk menghadapi selatan. Seperti dulu barat pun menemukan jalannya sendiri di s3 ss3, pikir phi. Apalagi sekilas, RvN mengingatkannya akan rumahnya, Infamous. Jadi secara personal phi tidak merasakan ada masalah dengan tag RvN. Tapi itu jelas butuh waktu untuk meyakinkan teman-teman di KiSS yang benar-benar motivasi mainnya cuma satu: lawan rvn…


    Dan ternyata mengajak orang mengikuti logikanya tak sesederhana yang phi bayangkan.



    Sebuah cfc diadakan antara Bogi (dhoel) dan 3F (pocong) mewakili RvN-SW dengan phi, Dicky (AIUEO), Hidsan (MNC), dan Andre (Ajo TL 04) mewakili KiSS. Sebuah cfc membahas masa depan SW, yang menurut Bogi, tanpa diketahui RvN pusat, di mana seharusnya pembicaraan semacam itu sampai ke pusat karena mereka telah bergabung dengan RvN.


    KiSS mengharapkan teman-teman kembali membuat SW Lovers tanpa embel-embel lain, yang ditolak mentah-mentah oleh Fajar. Phi pun sangat memahami bahwa tidak mungkin Fajar cs surut ke belakang setelah mengubah tag. Dg kondisi saat itu, karena mereka hanya bisa bergerak ke depan, maka sebenarnya yang phi lihat opsi ke depan cuma ada dua; tag apapun selain rvn vs rvn (se+sepertiga sw), yang berarti di sw akan tjd pertempuran, atau selatan ikut dlm manajemen rvn, yg berarti selatan vs utara.


    Diskusi yang alot seputar kemungkinan nap antara RvN-SW dengan KiSS terus berputar-putar dengan argumen yang sama, sampai phi hampir menyerah dan membisiki Fajar, “War sajalah yuk Jar, phi capek…”


    Untunglah sebelum malam kian larut, diskusi menghasilkan kesepakatan
    1. Nap kiss dgn rvn sw di bawah tangan, tidak bisa secara resmi di profil ally, karena RvN tidak memiliki kebijakan nap dengan tag lain
    2. Nap resmi brarti harus nap dgn rvn pusat, yang itu butuh bukti dengan menghapus B dari SW
    3. Berarti, sementara kiss menghajar B, kiss dgn rvn sw nap di bawah tangan



    Phi tak sepenuhnya puas...

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 2 times, last by swann: menej ulang chapter ().

  • 6. Keep It Simple Stupid

    Part three. Restless Heart

    Phi tak sepenuhnya puas. Dia adalah orang kolot yang percaya hubungan itu haruslah sesederhana warna di atas peta. Hijau ya hijau, merah ya merah. Dia tidak meragukan Fajar sama sekali, phi percaya gentleman’s agreement itu. Tapi ‘nabok nyilih tangan’ (memukul dengan meminjam tangan orang)? Kenapa RvN jadi harus meminjam tangan KiSS untuk menghilangkan B ketika tidak ada ikatan apa-apa dengan RvN pusat? Bukankah PW diterima menjadi RvN dengan syarat membersihkan SW yang berarti pertama kali harus dibersihkan adalah B, tapi tangannya terikat dengan pertemanan di server sebelumnya? Bagaimana jika nanti setelah KiSS war dengan B tiba-tiba RvN SE pun menghabisi KiSS? Phi tidak mengenal mereka. Satu cerita Fajar tentang masa lalu ketika seorang donatur gold justru menskenariokan kehancuran akun yang dipegang salah satu dari 3F membuat phi gamang. Dia harus bisa mengajukan nap itu ke SE untuk kepastian hukumnya (jiah bahasanya…). Tapi itu berarti ia harus menyelesaikan pe-er meyakinkan teman-temannya kenapa harus satu manajemen selatan.


    Dan Andre, jelas-jelas menolak arah itu. Dia keukeuh SW mandiri haruslah lepas dari pengaruh kuadran manapun, termasuk SE. Phi pun baru menyadari bahwa pengaruh Andre di Indy (tadinya Z) begitu mengakar. Bahkan meski cara ia mengarahkan aliansi aneh, dan cenderung malah melemahkan ally, teman-teman di Z tetap lebih mendengarkannya daripada phi yang baru saja mereka kenal. Hanya Dicky yang mengindra keanehan-keanehan itu dan dengan segera mengamini ide-ide phi. Strategi yang memboroskan pasukan sendiri, Andre sendiri tak punya cukup pasukan untuk melindungi dirinya dan anggota lain, bahkan cropper yang menjadi caps Andre semua oasisnya (75%) masih terambil oleh desa-desa support phi karena desa mereka bersebelahan (phi serakah ya :D) tapi Andre pun tak kunjung memintanya. Apalagi setelah mengetahui Andre pun memiliki akun di NW. Who are you Ajo? Could you possibly be someone just like Acan? Seseorang dengan akun politis semata, bukan akun pejuang, yang mengarahkan aliansi ini untuk kepentingan titipan?


    Kegamangan-kegamangan phi hanya dijawab Andre, “Percayakan pada yang muda, ingat suami, santai saja,” dan pernyataan senada yang tidak melegakannya. Dalam hitungan hari, pertetanggaan seratus hari lebih mereka pun rusak, diliputi kecurigaan.


    Saat itu phi lupa, barangkali saja Andre sebenarnya hanya seperti cerminan dirinya di masa lalu: drphi di com9, leader yang tak punya skill tapi mengarahkan anggotanya di ally kecil (kebetulan namanya KiSS juga) untuk melawan Goliath (ally Lethal namanya waktu itu). Prasangka ke Andre telah menutupi déjà vu nya satu itu.


    ...


    Sesaat phi merasa dirinya menjadi seperti penghasut di tubuh ally nya sendiri. Satu per satu membisiki Alana, Sir Ian, why, acik, agar mendukung konsepnya tentang manajemen selatan, yang menurutnya bisa memberi masa depan untuk SW. Sebagian hanya menjawabnya dengan diam sambil memberi isyarat melirik Andre seolah enggan meninggalkannya.


    Sementara anak-anaknya di Scandy (dulu T), ia anggap lebih bisa mengikutinya. Hidsan tidak terlalu ambil pusing, “Aku ikut pilihan emak saja,” sikapnya. Begitu pun Alan ketika phi mengajaknya bertukar pikiran, “Nurut emak,” katanya.


    Makanya phi kaget sekali ketika keesokan harinya ia lihat Alan menghapus kontak bbm dan keluar dari semua grup koordinasi. Alana yang menjadi sitter stress-bego pun berteriak di grup koordinasi pengurus, “Kenapa stress-bego del id? 60an jam lagi”


    Sembari berusaha menghubungi Alan, Alana pun memindahkan id stress-bego ke Deffie (ally defender) agar bisa diraid atau dichief. Tapi bukannya merespons, Alan justru melepas sitting ke Alana, meninggalkan teman-teman hanya bisa melihat perlahan desa-desa Alan lenyap dari peta. Sedih hati phi, karena Alan sedikit di antara mereka yang bisa diajak tertawa bersama. Mungkin phi terlalu keras terhadap anak itu, target-target, ide-ide, yang bagi dia sebenarnya tak penting. Baginya bermain lepas saja, yang penting seru-seruan sudah cukup. Phi cukup terpukul 3 hari terakhir menghilangnya Alan itu. Dia yang biasanya paling bersemangat raid/chief desa inaktif, 3 hari itu hanya bisa memandangi peta tempat desa-desa stress-bego tanpa semangat…


    Jika mengingat Andre dan teman-teman tidak bisa diharapkan, juga setelah Alan del id berarti berkurang tangan kanan jika memang harus perang melawan RvN, sempat terpikir oleh phi untuk bergabung saja sebagai individu ke RvN-SW. KiSS sudah tidak sesuai dengan idealismenya. Dicky pun berpandangan sama. Fajar pun pernah mengajak phi dan Dicky bergabung ke RvN-SW, tapi waktu itu phi masih berfikir ia tidak mau pindah sendiri.


    Jadi kenapa sekarang ketika semua sudah tidak ideal, phi dan AIUEO tidak pindah saja? Hanya ada satu ganjalan. Syaf (BN)

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 2 times, last by swann: menej ulang chapter ().

  • Keren tulisannya bu, salah profesi jd dokter :)


    #temanyanggakbolehdisebutnamanya
    #dipaksakomen


    Nggg.... #@!?$# Ga tulus banget si komennya Pak. Komen konten, plis...


    panjangg tapi dalem ini saat galau diplomasi harus memihak yg mana...


    lanjutt dong :D


    baiklah... ini lanjutannya...


    Tapi sebelum post lanjutannya, phi mau sampaikan ke Mr and Mrs Skylit, "Welcome to the Parenthood Club. Semoga the baby boy nya menjadi anak shalih, anak hebat kebanggaan orang tuanya, keluarganya, dan juga teman-teman travian bapak emaknya :D"


    Harus ya Ra, baby yang bela-belain ikut Mrs Skylit jagain ww n menej HOS, must become a tough boy. People may think u failed in building world wonder last server, but i believe, the baby is the real world wonder of u both :)


    Met begadang, jagain debay yang bangun dan nangisnya ga pernah bisa diprediksi eta-nya lol. Hug Mrs Skylit n debay for me ya...

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

  • 6. Keep It Simple Stupid

    Part four. Sepenggal Kisah dari Kaltim


    Kamis malam, 22 Oktober 2015


    “Jujur yang membuat saya berat untuk meninggalkan KiSS cuma BN sekarang bu,” ujar Dicky. Dia sudah cukup banyak bertukar pikiran dengan phi, mulai dari masalah SW, Fajar dan argumen logisnya, Andre dan keputusan irasionalnya, hingga tentang Syaf.
    Phi menghela nafas. “Sepertinya phi salah memberikan doktrin ‘For the land we all live’ ke Syaf,” sesalnya. “Sekarang, Syaf hanya melihat bahwa menyatukan manajemen selatan adalah pengkhianatan ke SW…”


    Ya, BN memandang RvN sebagai invader di SW, dan berubah tagnya PW menjadi RvN-SW sebagai pengkhianatan. Dengan demikian, memerangi RvN adalah pilihan yang tak bisa diganggu gugat. Bukan, kawan, BN bukan seorang ‘bsh’. BN bukanlah orang gegabah yang bertindak semata karena dendam dan kebencian hingga tidak mengukur kekuatan sendiri dan lawan. Dia hanyalah tipe pejuang pemegang badik, dengan konsep siri’ yang mengakar dalam dirinya, tipikal orang Bugis atau Makassar. Mempertahankan harga diri, martabat, atau kehormatan keluarga adalah prinsip utama baginya. Dan melihat bagaimana RvN menginvasi SW, tidak ada pilihan baginya selain melawan kekuatan besar yang menjajah dan menginjak-injak tanahnya. Badik telah keluar dari sarungnya, maka pantang baginya tersarung kembali sebelum meminum darah.


    Menjelang akhir s3 ss3, Syaf mengaku ke phi bahwa ternyata selain id Cadas di SW, ia pun memiliki id di SE yang hingga akhir masih terus ia pakai untuk personal war dengan salah satu anggota RK, kekuatan besar dan arogan server itu. Nama id nya adalah Sang Bima, bernafas darah sukunya pula. Keras, tahan banting, anti ketidakadilan.


    Semangat anti kemapanan inilah yang membuat Laras dan phi jatuh cinta ke Dou Mbojo (bahasa Bima, berarti orang Bima) yang besar di Makassar ini. Senafas dengan jiwa rebel dan pirate phi dan Laras di s3 ss3. Perlu diketahui bahwa Laras adalah penganut fanatik pernyataan Steve Jobs, “It’s better to be pirate than join navy.” Dan mengingat bermainnya kembali Syaf di server ini karena phi, berat sekali baginya untuk bergabung dengan RvN-SW dan meninggalkan Syaf sendirian menanggung idealismenya…


    “Bu saya off dulu ya, habis minum obat ngantuk banget,” pamit Dicky ke phi. Belum jam sembilan, memang, tapi antihistamin yang diminumnya sore tadi telah mengalahkannya.



    Sebelum tidur, Dicky kembali mengecek akunnya, AIUEO. Tak disangkanya ia akan sejauh ini. Niat iseng bermain kembali karena kangen travian ternyata kini membawanya serius memainkan server ini. Dipandanginya slipih besar yang dipegangnya dan daftar top 3 raider pekan itu di mana terpampang namanya. Ingatannya melayang ke lima tahun lalu.


    Server id1 2010, ia lupa sesi berapa, ia menggunakan id AIU. Di midgame, seorang teman memperkenalkannya dengan S+, yang selanjutnya menjadi dual sekaligus gurunya. S+ inilah yang mengajarkannya hingga menjadi top robber dan top attacker saat itu, berbuah ratusan pedang merah diterimanya. Namun sebelum server berakhir, perusahaannya menugaskannya ke Kalimantan, yang waktu itu sangat terkendala koneksi internetnya. Gagal menghabiskan pasukannya meski telah berusaha nabrak ke sana sini, ia pun del id sebelum server berakhir dan fokus ke pekerjaannya di belantara Kalimantan yang susah internetnya.


    Baru-baru ini, ketika harga barang tambang produksi perusahaannya di pasar global jatuh drastis, kapasitas produksi pun diturunkan sehingga target pekerjaan sedikit lebih santai. Berbekal router yang dibawanya dari Jakarta, ia pun bermain CS bersama 4 orang teman kerjanya yang semuanya suka bermain game. Ruangan kerja berupa kontainer di dekat pertambangan itu pun disulap menjadi cubicle saling berhadapan agar tidak saling melihat monitor teman, dari yang tadinya semua meja menghadap dinding. Bos yang mempertanyakan alasan perubahan layout ruangan tersebut harus puas dengan jawaban mereka: sekedar ganti suasana agar tidak bosan. Dan di saat senggang mereka saling bercerita tentang game online yang pernah masing-masing mainkan. Salah seorang teman bercerita tentang tribal war yang dimainkannya, dan Dicky bercerita tentang travian, yang tiba-tiba membangkitkan perasaan kangennya.


    Di situlah bermulanya takdir yang mempertemukan Dicky dengan phi dan Syaf. Ia mendaftar ts3 karena itu server terbaru yang sedang berjalan hampir sebulan. Ia pilih SW karena 5 tahun lalu ia berada di situ. Mencoba peruntungan baru dengan Romans setelah sebelumnya pernah sukses menjalankan Teuton. Bergabung di Zing pimpinan Andre, sekedar ingin menjadi anggota biasa, mengikuti perintah pimpinan. Kadang merasa aneh dengan strategi yang diterapkan leadernya, tapi awalnya belum terlalu peduli karena masih sibuk menyesuaikan diri dengan t4.4, versi travian yang benar-benar baru buatnya. Lama-lama, tak tahan juga dia untuk tidak memberikan masukan. Igm berisi saran-saran strategi permainan yang dilayangkan ke petingginya, berbuah namanya tercantum di profil Z, dan diminta mengatur cfa aliansi bersama Alana. Berkenalan dengan gold yang ternyata sangat membantu untuk daftar rampokan, jiwa raidernya pun bangkit kembali.


    Pertama berinteraksi dengan phi ketika raidernya mati di desa natar yang baru saja dichief phi. Igm keras dilayangkannya ke phi, karena menurutnya phi adalah sesama leader IP di wing lain yang seharusnya mengetahui rule untuk menarik escort chief, sebuah aturan yang phi juga ikut merumuskannya. Permintaan maaf phi karena gangguan di internetnya ketika mudik yang membuatnya gagal menarik escort chief tepat waktu dan sedikit sogokan sda meluluhkannya. Menjelang arte, Andre memasukkan phi ke grup Zing, sebagai persiapan penyatuan T dan Z. Phi pun mendapatkan kontak Dicky, dan mulai meminta bantuannya untuk menyusun BG pengambilan arte di T. Phi juga memintanya untuk menjadi sitter phi, memasukkannya dalam grup bbm para sitter akun phi berisi Hidsan dan Syaf. Di situlah mereka saling berbagi dan belajar bersama, yang menumbuhkan kekompakan mereka. Phi, Dicky, dan Syaf, akhirnya menjadi sitter satu sama lain, saling mengisi.


    Sebuah kebetulan pula, Dicky dan Syaf sama-sama bertugas di Kaltim. Bahkan seandainya saja ia mengenal Syaf sebulan lebih awal, barangkali mereka bisa bertemu di real, di tempat nongkrong yang sama, sebelum Syaf pindah tugas ke kabupaten sebelah. Jadi, bisa dipahami, betapapun tak cocoknya ia dengan Andre, ia pun sama seperti phi sulit meninggalkan KiSS karena Syaf…



    Tidur lebih awal, Dicky pun terbangun lebih awal. Dan entah kenapa, ada yang menggerakkannya untuk membuka laptop Jum’at dini hari itu. Padahal biasanya ia tidur lagi, karena itu adalah jam rondanya Syaf. Terkejut ia melihat puluhan pedang merah begitu rapi mengarah ke caps-nya dari RvN di SE. Dibuatlah corat-coret di excel, tabel seluruh serangan di tiap detiknya dan berasal dari desa mana saja. Dia share tabel tersebut ke grup koordinasi.


    Alana yang memang sudah 2 malam terjaga karena lebih dulu mendapat banyak pedang merah segera membandingkan pola wave yang ia terima dengan yang AIUEO terima. Dugaan sementara, realnya ke AIUEO. BN yang belum tidur karena itu jadwal rondanya segera menyusun jadwal snip dari id yang bisa dia akses.


    Ada keajaiban di sini. Phi yang biasanya masih terlelap jam segitu, tiba-tiba dibangunkan oleh nyeri perut langganan bulanan tiap perempuan. You know what lah, should I make myself clearer here? Demi membaca pesan di grup koordinasi, sontak nyerinya teralihkan. You should agree if she had proven that she really had a strong ‘gut’ then. Diraihnya laptopnya, satu privilege di malam hari yang hanya bisa ia dapatkan jika dearest hubby sedang di luar kota –another miracle that night. Dia baca kembali wave di AIUEO dan Alana, perasaannya pun menegaskan kemungkinan realnya ke AIUEO. Jadwal snip tambahan pun segera disusun.


    MM di Scandy (dulu T) dan Dottie (ally BN dan pemegang arte) telah dikirimkan. Meski tak terlalu berguna sebenarnya karena isi Scandy dan Dottie adalah mereka juga plus id-id yang bisa mereka akses. Phi terperanjat ketika hendak mengirimkan MM di Indy (eks Z), menyadari bahwa id yang bisa dia akses di sana tidak lagi memiliki hak MM. Diceknya profilnya di kedutaan, id itu telah kehilangan semua hak, termasuk MM dan menej forum. What the …!?! Padahal di Indy ada beberapa produk sniper baru yang sengaja phi latih melalui sayembara kecil-kecilan menjelang arte (persiapan untuk momen seperti ini) yang tidak memiliki akses komunikasi selain igm. Terpaksa phi igm manual ke mereka satu per satu.


    Sempat panas kepala phi membayangkan kemungkinan bahwa Andre yang mencabut semua hak di Indy, karena khawatir phi akan mengirim MM atau membuka jajak pendapat di forum aliansi mengenai kemungkinan KiSS merapat sebagai satu manajemen selatan dengan RvN. Dikesampingkannya sejenak rasa itu, dan ia memilih fokus ke jadwal snip ke caps AIUEO...

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 1 time, last by swann ().

  • 6. Keep it Simple Stupid

    Part five. Li'l Happy Family


    Gedebukan mereka berhasil menyelamatkan caps AIUEO. http://forum.travian.co.id/sho…14&viewfull=1#post1464614

    Hasil yang membuat Fajar sedih melihat temannya di SW dan SE saling bertikai.

    “Gapapa Jar, risiko game,” hibur phi. Eh, seharusnya siapa menghibur siapa sih? :D


    Yang tidak bisa phi terima justru sikap Andre. Sama sekali tidak mengklarifikasi tentang pencabutan hak MM di Indy. Tidak meminta maaf karena tidak ikut gedebukan. Atau minimal apresiasi gedebukannya teman-teman pada dini hari hingga pagi itu, itu pun tak dilakukan. Yang dilontarkannya hanyalah, “Ok, jadi sekarang kita akan serangan balasan ke siapa dulu, kapan…”


    “Ajo, please…” batin phi, “Do you know how many troops we have? Dan kalau semua troops yang kita punya kita kirimkan, lalu serangan balasan dikirim ke kita, dengan melihat kasus semalam hanya begini persiapan yang kita punya, berapa banyak anggota yang akan kita biarkan bertumbangan? Keberhasilan kita pagi ini adalah keberuntungan, Ajo, miracle... Dan pertanyaan terpentingnya, adakah kau punya pasukan yang juga akan menyertai kami maju Ajo? Jika tidak, kami keberatan dijadikan martir, Ajo. Martir untuk sesuatu yang kami tak tahu benarkah itu untuk kuadran kami…”


    Tapi terlalu muntab marah phi, akhirnya tak ada kata-kata yang terlontar untuk Ajo dari mulut phi. Hanya satu keluhan ke Fajar, “Phi muak Jar…”
    “Trus phi dkk yg sepaham mau gmn?” komentar Fajar. “Kalau lihat seperti itu, susah kalau masih mau mempertahankan KiSS.”
    “Kalau ditanya maunya individu si phi ama Dicky dah gabung aja ke Pocong dkk…”


    Malamnya diskusi di grup bbm KiSS berlangsung sengit. Apa yang phi batin pagi harinya benar-benar phi lontarkan ke forum. Respons Ajo dan teman-teman yang mengikutinya phi anggap sama sekali tak rasional.
    “Ya wes lah mak, segera tentukan langkah,” respons Fajar ketika kembali phi mengadu. “Kalau memang pengen bareng kita, coba lobby ke king langsung aja. Tapi kemungkinan, mereka minta bukti dulu ke kita.”
    “Tapi kalau nanti phi hancurkan Ajo misalnya, efek ke teman-teman yang tak tahu apa-apa tak akan bagus…” Phi teringat di s3 ss3, ketika apa yang ada di kepalanya tak tersampaikan, maka langkahnya segera diinterpretasikan sebagai ‘pengkhianatan’. Dan ditambah dengan teriakan Acan, membuat mereka yang tak mengenal tryme pun ikut menempelkan stempel ‘penjahat’ ke kening tryme.
    “Nah, memang harus dideclare dulu mak. Terangkan semua yang terjadi dalam tulisan singkat. Di mana phi dkk tidak diberi akses MM lalu diserang, dan phi declare tidak sejalan dengan Ajo, phi dkk ingin keluar dari KiSS.”



    Meninggalkan ally adalah hal terberat buat phi. Apalagi ally yang telanjur phi anggap sebagai her cute lil baby. Namun Sabtu pagi, 24 Oktober itu, akhirnya phi mengirimkan MM terakhirnya di Scandy, dan mengirim igm satu per satu ke anggota Indy karena hak MM nya masih belum pulih.



    Setelah itu, AIUEO pun menyusul keluar dari KiSS setelah juga mengirimkan MM yang jauh lebih keras untuk menampar Ajo.


    Fajar terperangah, tak mampu berkomentar. “Tapi menurutku, lebih cocok kalo phi dkk keluar dari kiss dan nggak gabung dgn rvn juga, untuk menghindari prasangka buruk teman-teman,” ujarnya akhirnya.


    Phi yang memang sudah lelah secara emosi, hanya ingin merasakan kemerdekaan dengan tanpa beban aliansi. Begitu pun Dicky. Hidsan dan Syaf mengubah tag {KiSS} atau Dottie menjadi GR. Tapi mereka berempat, sebenarnya adalah duta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang menyukseskan gerakan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera. They’re the Li’l Happy Family now

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 3 times, last by swann ().

  • Mungkin kalau tulisan ini ada dijaman fanfic kontes dulu..bisa menjadi nominator.


    anyway thank you and appreciate it, all stories about Joe Money aka Sandy.( my fav at chapter 2 )


    He is the best partner in game,best friend at real ..i like most of joe money joke's


    dilanjutkan semoga menjadi cerita yang menarik...sebagai bacaan dikala forum mulai lesu...

    Post was edited 1 time, last by White Tiger ().

  • Salut..
    Phi ingat betul dengan detail kejadian pas caps aiueo dpt pedang merah dari 3 atau 4 id tertinggi di s3. Jujur aja, sempat sakit perut jg melihat pedang2 merah tersebut, mungkin kekuatan perut sdh hilang setelah 4 tahun ga melihat pedang merah lagi hehehe..


    Ada sedikit kebanggan waktu caps ga ilang. Apalagi yg nyerang top od dr raven sw, sampai king pun turun tangan.. dan serangan fajar pula, tp caps ga hhilang..
    Dan memang kejadian ini yg merubah perjalanan AIUEO ke depannya..
    Tanpa menyampingkan bantuan dr teman2 yg lain, phi dan syaf menurut saya yg paling berjasa menyiapkan dan mengirimkan jadwal snip disela sela kesibukan menyiapkan sarapan dan pak syaf sampai harus menunda keberangkatan ke kantor untuk mengirimkan snip.. salut untuk kalian..


    Setelah nama AIUEO muncul di top 2 deffender, igm2 bermunculan menanyakan log, menawarkan bantuan, bahkan memberikan no hp yg siap dihubungi 24 jam utk mengirimkan bantuan... bahkan setelah keberhasilan mempertahankan caps inilah, beberapa anak rvn SE pun berkenalan dengan AIUEO.


    Ceritanya tambah menarik phi.. ga sabar nunggu kelanjutannya..


    D*

  • akhirnya lanjut juga...cendol phii..


    ah phi..naif rasanya klo aku dulu bilang PW tidak main mata dengan se..pocong..desa awal doel dan musashi kurasa tetap dalam jangkauan blietzkrig RvN,memang menyebalkan klo kuadran yg kita tempati ruwet ya phi :p..tapi kurasa disitu serunya .co.id..



    next time ajak lg phi...

    Between white and black there is a gray


    Orang yang gak bisa liat orang laen senang pasti hidupnya di neraka


  • terima kasih pak. tulisan ini, seperti halnya bermainnya di server kemarin memang tribute to sandi. secara personal saya anggap dia guru dalam banyak hal. saya ga menyangka saja, bahwa ternyata selepas kepergiannya, dia masih bisa ajarkan banyak hal ke saya #novelnyabelumfinal
    glad to know that i can motivate you to write again too #liriktritbaru :)


    Luar Biasa Phi , tapi sepertinya butuh banyak penjelasan



    setuju pak, juga sama shuma. tentu akan ada banyak penjelasan untuk fakta yang sama-sama terindra dari sudut pandang orang yg berbeda. apalagi jika keterbatasan indra kita membuat sebagian fakta tak terindra oleh yang lainnya. pasti akan ada banyak rasa, banyak cerita.
    di episode ini phi ga nafikan bahwa phi memang seorang pragmatis, oportunis, cari aman, atau apapun namanya dengan dalih logika matematis, jika ditinjau dari sudut pandang sebagian sw yang lain: emil, shuma, andre, bahkan syaf :(
    tapi satu pelajaran yang memperkaya jiwa phi di episode ini, phi jadi bisa berdamai dengan masa lalu phi yang begitu bencinya terhadap seorang atrofu di s3 ss3 :)



    jangan kasi spoiler dulu dong pak hehehe


    untuk lanjutannya, pending dulu ya bentar
    #diayangtakbolehdisebutnamanya masih blm approve naskah chapter tentangnya
    mesti tunggu acc dulu soalnya, takut kualat :D

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 2 times, last by swann ().

  • 7. Dia yang Tak Boleh Disebut Namanya


    Untuk memiliki akun luar biasa bagus, kau harus memiliki satu/lebih di antara ini: jam online tinggi, dual, internet, uang/gold, id defender, dan tim yg baik. Satu bisa menggantikan yg lain. Gold misalnya, bisa digantikan banyaknya refflink dan id defender, yg bisa didapat dari klon/tim yg baik. Jam online tinggi, bisa digantikan dual atau tim/sitter yg baik, atau uang/gold dg berbagai fitur yg bisa dibeli –not to mention some bot too.


    Jadi jika kau merasa sayang mengeluarkan uang utk membeli gold, tak lagi mungkin mengembangkan banyak id (baik karena kendala internet, waktu maupun keduanya), tak memiliki dual, dan menganggap waktumu terlalu berharga untuk porsi lebih game, baiknya mencukupkan diri dg akun yg lumayan. Toh bersama tim yg baik, semua itu worth it.



    Lelaki itu login ke sky, sebuah id di tenggara, RvN-ST. Di tab lain, forum travian dan server lain juga dibukanya. Hampir tiap server dia memiliki id, sekedar tuk tahu perkembangan kabar di sana. Dia masih mencintai game itu. Hanya banyak faktor yg dibutuhkan utk membuat akun luar biasa bagus sudah tak ia miliki, shg ia membatasi diri dan keterlibatannya dlm game. Sky is a decent account, not a great neither a lame one. Upgrade, trooping, hal rutin saja, lalu beralih ke aktivitas umum sbg penonton: laporan sekeliling, aliansi, peringkat, top ten, dll. Kuadrannya masih memimpin, page1 masih didominasi para petingi kuadrannya, dg beberapa nama dari aliansi lain di kuadran lain nyempil di antaranya seperti biasa. Eh, tunggu, ada yang tidak biasa. Dua nama menarik perhatiannya, mereka unallied. Unallied di page1 terlihat mencolok. Seperti melihat orang telanjang di antara kerumunan teman berseragamnya dan orang lain dg baju warna-warni.


    Dikliknya profil dua nama itu, penasaran cerita tak biasa macam apa yg menjadikan mereka mencolok dlm ketelanjangannya. Satu nama terdengar familiar baginya. “The most blessed leader is one who loves the people, and –in return, they love him,” yang terbaca di profilnya. Kalimat itu mengingatkannya pada seorang perempuan dg waham kebesaran, menganggap dirinya Elizabeth Swann, yg telah bermetamorfosis dari lady, pirate, captain, dan king of brethren court. Katanya metamorfosisnya telah lengkap, sehingga pamit untuk pensiun, fokus sbg Mrs Turner dan mengurus anak.
    http://archive.forum.travian.c…31&viewfull=1#post1092531
    Sakit jiwa nomor empat puluh tujuh, jika mengikuti pedoman penggolongan diagnostik gangguan jiwa (PPDGJ) versi Andrea Hirata, pikirnya.
    Ingin konfirmasi, ia pun igm ke id tsb. “Is Mrs Turner here?” subjeknya, tanpa konten. Klik. Sent.


    Keesokan paginya, berkerut kening sang penerima igm. Yang memanggilnya Mrs Turner berarti sangat memahami cerita masa lalunya, hanya 2 tersangkanya. Pertama, mantan dual, jelas tercoret, karena dia mengetahui id yg dimainkannya dan tak bisa membantu karena kesibukan realnya. Jadi tinggal satu tersangka pengirim igm tsb. Diputarnya satu nomor dari daftar nama kontak di ponselnya.


    Pemilik id sky itu mendapat telpon dari nomor yg belum tersimpan di phonebook-nya. “Jul, who is sky?” suara perempuan di ujung telepon.
    Sesaat ia mengaktifkan otak area memori dan rekognisinya. “Ini mbak phi?”
    “Iya. Sky tu kamu Jul?”
    “Hahaha, mbak phi beneran main di ts3?”


    Sama seperti phi tak menyangka Panjul masih bermain, Panjul pun terheran-heran menemukan mbaknya sekali lagi menyia-nyiakan hidupnya dg bermain kembali. Apalagi setelah telepon beberapa bulan lalu ttg meninggalnya Sandi.
    “Kenapa Sky Jul? Dan kenapa RvN, di SE?”
    “Aku cuma pingin jadi bapak yg jadi defender buat anaknya, mbak…”
    “Maksudnya?”
    “Son-of-sky,” Panjul mengeja nama salah satu top id RvN. “I’m sky, so I’m his father…”
    “But why?”
    “Dia temanku mbak. Aku pernah intip WW nya di s1 ss4. Jadi waktu kudengar dia main di sini, aku daftar aja pakai reff link dia. But please… jangan kasih tahu dia ya, dia sepertinya berpikir aku simpatisan RvN biasa…”
    “Memang kenapa ngumpet?”
    “Hidup ini sudah terlalu indah mbak, sayang jika dihabiskan utk sekedar login-logout, kirim-kirim gandum dan cut cut cata…”
    “Lah, ngapain phi kasih tau dia. Phi kan ga pernah igm pemain yang ga ada hubungan apa pun. Kayak ga kenal mbakmu aja…”
    “Oh, kirain…” Panjul lalu mengalihkan topik, “Kenapa unallied mbak?”
    Phi menghela nafas. Dia ceritakan singkat perjalanan Li’l Happy Family. “Let me send u my last MM.”
    “Mungkin petinggi aliansinya sendiri anak RvN mbak makanya cabut hak MM ketika ada serangan,” komentar Panjul setelah membacanya.
    “Entahlah…” phi enggan menanggapi.
    “Jadi sekarang gimana rencananya mbak? Kalau gabung RvN makin seru tu musuhannya ama Acan,” komentar Panjul sambil tertawa. “Tapi ikuti kata hati aja si mbak…”



    Panjul adl satu-satunya teman travian yg dg sukarela phi izinkan memanggilnya ‘mbak’. Biasanya phi anti dg panggilan mbak/tante di travian. Tapi cerita di s3 ss3 pertemukan phi dg anak itu, tidak memberi pilihan lain selain membiarkan dia memanggilnya begitu.


    Saat itu dia di NW, phi di SW. Terima kasih tuk Acan, yg pertemukan phi dg banyak orang hebat melalui grup, termasuk Sandi dan dia yg tak boleh disebut namanya ini. Id nya keren di NW, sempat menduduki posisi teratas di deretan hero s3 ss3. Pemegang telik dg skill keren yg menginspirasi phi, salah satu alasan phi ambil telik di s3 ss7 seperti diceritakan sebelumnya. Skillful, witty, good leadership, dan sederet label yang membuat phi siap belajar banyak darinya. Dan ternyata, he’s a good stalker juga >,<


    “Ini mbak phi blablabla?” tanyanya, menyebut nama suatu angkatan di almamaternya.
    “Kenapa menduga begitu?” tak mengiyakan, tak juga menyanggah.
    “drphi,” dia mengeja nick fb phi. “dan notes seputar filosofi di balik nama yang mbak tulis di fb, itu nama lengkap mbak kan?”
    Phi tak berkomentar, tapi mulai terusik.
    “Ga nyangka lho, seorang mbak phi main travian… Ga kebayang sama sekali kalau lihat di kampusnya gimana dulu. Mbak anak Media kan?”
    Phi benar-benar merasa terganggu sekarang. Ia masih merasa memegang rekor dlm stalking people. Dia cukup paranoid mengenai siapa yg dia jadikan tim/lawannya. Dia pernah bela-belain mencari perbandingan kurikulum pendidikan kedokteran berbagai negara hanya karena calon yg ditawarkan mjd dualnya mengaku telah lulus medschool di India tapi ke pemain lain di kesempatan lain mengaku sedang mengambil medschool di Rusia. Dan luluslah dia dalam verifikasi-validasi mjd dual setelah phi yakin dia seorang MBBS di India (S.Ked kalau di kita) yg tengah mengambil pendidikan profesinya di Rusia. Nggilani? Then you should be aware of what info you told to phi about yourself from now on :D
    “Do I know you?” tanya phi jengah.
    “Aku blablabla mbak,” ia menyebut nama angkatan, yg ternyata hanya berjarak setahun dg phi. “PTT di Pontianak. Mbak ga kenal aku si pastinya. Tapi aku dulu suka numpang ngadem di Media sambil nungguin Budi nulis/ngerjain tugas. Sekarang Budi juga lagi aku racuni main. NW juga, jadi personal defenderku.”
    Phi kenal Budi, juniornya di Media. “Fb ini namamu?”
    “Bukan mbak, itu nama anaknya staf Puskesmasku yg aku catut jadi akun fb hahaha…”
    “Hmm… Nick ym?”
    “Not my name either”
    “So who are you?”
    “Rahasia.”
    “Baiklah, orang mungkin memanggilmu D*, H*, F*, atau apapun aliasmu,” phi me-list ingame nick, fb, hingga ym adiknya itu, “tapi sampai phi tahu namamu, phi akan terus panggil dirimu Panjul.”



    Sayangnya Career Development Center (CDC) Fakultas blm memiliki data alumni angkatan Panjul. Tracer Study (studi pelacakan jejak lulusan) yg sudah phi kerjakan bersama tim, terakhir baru sampai angkatan phi. Jadilah secara manual phi mencari tahu siapa adik kelasnya yg PTT di Pontianak via fb. Mendapat 1 nama, tapi dg stalking lebih lanjut, terbukti bukan Panjul.


    Karena menemukan jalan buntu, phi terpaksa ke Media mencari kontak Budi di database anggota.
    “Bud, siapa teman angkatanmu yg PTT di Pontianak?”
    Budi memberikan 1 nama, sama seperti yg phi temukan sebelumnya, yg terbukti salah.
    “Ngg… yg PTT di Pontianak dan main travian,” phi memberi clue lebih spesifik akhirnya.
    Budi terdiam sesaat, lalu menyadari 1 hal. “Ya ampun… Si ***i pernah bilang ada akun galia bagus yang mainin kakak kelas cewek. Jadi mbak phi yang dimaksud toh… Iya mbak, ***i itu yg main travian…”


    Di chat berikutnya phi memanggilnya dg namanya, “Be nice to me. I may change your transcript dari yang tadinya cumlaude jadi biasa loh, atau kirim surat ke orang tuamu soal kelakuan anaknya di travian,” phi bisa mengakses data adiknya itu di sistem akademik online krn perannya sbg staf kurikulum.
    “Ampun mbak, penyalahgunaan wewenang ituuuu….” Keduanya tertawa. Tentu saja ancaman itu isapan jempol belaka.


    Tapi meski sudah tahu namanya, phi tetap lebih suka memanggilnya Panjul. Menjelang akhir s3 ss3, ketika semua orang sibuk window dressing: mempercantik statistik dg menyerang teman/diri sendiri agar poin meningkat, Panjul berkomentar, “In the end, what's left of a server is an archive in cry.travianteam.”
    “For me not,” sanggah phi, “friends remain…”
    Panjul terbahak. “Saia bereinkarnasi,” bantahnya, “jadinya ndak ada teman yg dikenali lagi tiap server baru…”
    Sungguh kandidat yg tepat untuk non-official cover (NOC) CIA, pikir phi. Dan phi tahu anonymity adalah aset paling berharga seorang NOC. Jadi biarlah dia tetap jadi Panjul saja.



    Later on the game, ketika server kian buruk, phi minta bantuan Panjul utk menjaga phi.
    “Mbak, aku bukan cuma intip WW PL di ts1,” pengakuan Panjul. “Setelah jadi dual di PL, I’m officially a Ravener. Jadi ga bisa bantu jagain phi, maaf mbak…”
    Baiklah, pikir phi saat itu. Jika phi tidak bisa mengajakmu gedebukan di phi, phi juga tidak ingin membiarkan hidupmu tetap damai ngumpet di sana.


    Dan suatu hari nanti, ketika phi menguasai desa baru yg diberi nama Panjul (semua desa hasil chief dinamai dg nama teman2 phi), PL mengenali nama desa tersebut sebagai anak hilang dari akunnya, maka berakhirlah persembunyian sang NOC yg tak boleh disebut namanya itu...

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 4 times, last by swann: Edit link ke arsip travian yg baru ().

  • ah minum kopi baca novel dr tante phi ,,mantap,,


    rasanya seru kalo tiap server punya notulen yang mantep kaya gini :d..


    still waiting till the last

    Between white and black there is a gray


    Orang yang gak bisa liat orang laen senang pasti hidupnya di neraka

  • setelah ts3 s7 berakhir kgk pernah buka travian lagi maupun forum....


    dicolek oleh sumaho untuk masuk forum karena ada novel mantap...
    dan ternyata bener ....



    tante phiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii lanjut lagi pleaseeeeeeeeeeeeeeeeee...........


    cendol meluncur


    I am not perfect..
    but I am trying to be perfect.^^

    ts20 : MBAH BUAYA

  • 8. Gelombang Alfa Part one. Skak


    Phi membaca kembali deskripsi profilnya. “The most blessed leader is one who loves the people, and –in return, they love him.” Malu karena merasa dirinya telah gagal memenuhi gambaran yang ia idealkan di situ, ia pun menghapus deskripsi tersebut. Digantinya dengan yang lebih menggambarkan suasana hatinya. Sebuah doa pagi dan petang sebagai penyemangat.

    Quote

    “Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal hazn, wal ‘ajzi wal kasl, wal jubni wal bukhl, wa a’udzubika min ghalabatid dayn wa qahrir rijal


    O Allah, I take refuge in You from anxiety and sorrow, weakness and laziness, miserliness and cowardice, the burden of debts and from being overpowered by men.


    Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari rasa kekhawatiran dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan; dari sifat pengecut dan kikir; dan aku berlindung pada-Mu dari lilitan hutang dan dominasi manusia.”


    Di sisi kanan deskripsi ia tambahkan

    Quote

    “If you are depressed you are living in the past. If you are anxious you are living in the future. If you are at peace you are living in the present.” thats what Lao Tzu said


    Dan kau tahu siapa yang paling bahagia di dunia ini? Anak-anak. Kenapa? Mereka selalu bahagia, senang, tanpa beban, total dalam mengerjakan sesuatu, selalu ikhlas, beprasangka baik terhadap yang lain, selalu bersyukur terhadap apa yang didapat dan selalu berada pada present moment atau fokus pada apa yang sedang dialami. Secara alami, mereka lebih mudah mengeset otaknya berada pada gelombang alfa (kondisi rileks, ikhlas). Berbeda dg org dewasa yg terbiasa diajarkan utk lebih sering mengeset gelombang otaknya ke gelombang beta (alert, stress). Itu yang Erbe Sentanu tulis dalam Quantum Ikhlas


    Itulah mengapa dalam redaksi doa pagi dan petang (di samping) kita diajarkan untuk berlindung dari 'hammi' (kekhawatiran akan apa yg mungkin terjadi di masa yang akan datang) dan 'hazn' (kesedihan atas apa yg terjadi di masa lalu). Suatu upaya utk memaksa diri menyetel gelombang otak kita ke gelombang alfa - ikhlas – bahagia


    Ia hanya ingin menjalani sisa server ini dengan bahagia, tanpa beban. Profil baru itu langsung dikomentari oleh Dicky, “Wah yang lagi mellow…”
    “Duh, baca profil phi berat banget euy,” kalau itu komentar Fajar. Saat itu mereka sedang mendiskusikan respons anggota KiSS yang phi tinggalkan. Ternyata ada yang langsung kontak phi dan menyatakan ingin ikut arah yang phi idealkan.
    “Apa mereka yang kontak phi kemarin phi arahin saja untuk apply RvN-SW ya Jar,” tanya phi.
    “Kalau rekomendasi mak phi, aku ok aja si. Paling aku cek aja dulu id-nya mak. Rawan spy, dah midgame lebih…” timbang Fajar.
    Phi membahas satu id: Jesus (yang belakangan akhirnya diskusi ini diabaikan karena pemain tersebut mulai tidak aktif).
    “Mak phi masuk rvn sw aja deh,” tiba-tiba Fajar melontarkan sebuah ide, “bantu urusin ally.”
    “Jah, phi ganti profil kan krn ngerasa keberatan dengan profil yang kemarin tentang leadership… Dengan profil sekarang sebenarnya phi lagi bener2 pingin narik nafas, jadi anak2 aja yang enjoy sendiri dulu..”
    “Yah, jangan donk mak.. itu namanya malah kemunduran donk.. Ayo maju lagi mak..”


    Tak ayal gagasan Fajar tadi menjadi pertimbangan phi lagi malam harinya. Apalagi ketika Dicky mengutarakan ajakan Fajar untuk secara tandem menghabisi Ajo. “Saya mau banget bu, tapi saya ga mau menyerang Ajo dalam posisi unallied begini…”


    Akhirnya phi mengutarakan satu hal yang dinilainya cukup besar ke Fajar. “Jar, Phi boleh minta dihubungkan ke King?”
    “Ada apa nih? Coba aku hubungi dulu ya mak…” ujarnya. “Sekalian igm King aja mak,” sarannya.
    “Serem ga orangnya?” phi nyengir.
    “Halah,” tukas Fajar.
    Dan mendadak emak-emak itu pun galau lagi. “Apa ga usah kontak king deh. Set sitter ke Pocong aja ya, tlg di sitcek. Phi apply rvn sw aja ya. Kalau Fajar anggap layak ya silakan diterima.”
    “Aq ndak berani mak. Coba igm ke king dulu deh…”
    “Kenapa ga berani?”
    “Soalnya phi, alana, aiueo, maradeka dan MB udah dalam incaran rvn. Itu id besar yang aktif di sw mak.”
    “I see…” Baiklah, phi pikir berarti memang dia sudah harus memperjelas posisinya. Jika memang dia bisa berada di posisi RvN, yang berarti game akan lebih nyaman ke depannya buatnya, maka bagaimana cara ‘mengamankan’ Syaf akan ia pikir belakangan. Atau bahkan bisa jadi, warrior itu akan punya cara sendiri untuk bertahan, phi sama sekali tidak meragukannya. Tapi jika memang jelas posisinya harus berseberangan dengan RvN, berarti ia harus mulai berdamai dengan Kala dan kutukannya…


    Ditulisnya sebuah igm ke King.


    Jawaban dari King tak lama diterimanya.

    Quote

    hii salam kenal... saya andy.. btw bisakah anda lebih spesifik apakah maksud dalam melebur dengan management selatan? apakah itu mengartikan hanya untuk id pribadi phi atau untuk ally phi secara menyeluruh?


    Phi pun menjawab

    Quote

    saat ini phi unallied. namun sebenarnya alasan kenapa unallied pun berhubungan dg mentoknya upaya phi mengarahkan teman-teman utk menyatukan kekuatan SW+SE dalam 1 manajemen .


    jadi saat ini saya hanya bisa menawarkan diri saya dan AIUEO. namun, saya juga mencatat beberapa anggota yg memiliki visi yg sama yang bisa saya ajak bermain bersama.


    Kembali jawaban King diterimanya.

    Quote

    sorry bro... kita tidak bisa menerima id yang sudah pernah kita serang... mungkin next server kita bisa maen bersama dalam satu team...


    Skak!!!

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 2 times, last by swann ().

  • 8. Gelombang Alfa Part two. Berdamai dengan Kala

    "sorry bro... kita tidak bisa menerima id yang sudah pernah kita serang... mungkin next server kita bisa maen bersama dalam satu team..." jawaban igm dari King ke phi


    Ah, sou ka... Sesaat phi merasa begitu bodohnya.
    “Tuh kan, mak, yang aku takutkan terjadi,” komentar Fajar. “Makanya aku minta emak gabung dah dari dulu sebelum rvn serang aiueo… Jadi bingung sekarang…”
    “Ya sudah ga pha-pha Jar. Phi juga ga enak merengek minta gabung kalau rvn nya ga mau…”
    “Iya mak…”
    Phi sebenarnya tak puas dengan jawaban itu. Dia ingin ada yang lebih ‘memaksa’ mempertahankannya. Tapi ia diam… (kinda deja vu? exactly copy paste dari chapter dialog phi dan Emil hehehe)


    Ah, kalian para lelaki, pikir phi. Kapan kalian belajar untuk pintar membaca bahasa perempuan, bahwa ketika dia berkata ‘tidak apa-apa’ berarti sebenarnya ‘kenapa-kenapa’. Terutama kau Jar, tak bertanggung jawab sekali kau ini. Kau yang buat hati emakmu ini condong padamu, kau yang ajak emakmu ke sisimu, kau sarankan pula emakmu untuk meninggalkan rumahnya, dan setelah dia keluar kau bilang tetaplah di luar. Kemarin kau ajak lagi dia, tapi hari ini kau bilang tidak berani memasukkannya ke rumahmu. Dan ketika pintu rumah terbanting di depan mukanya, kau sama sekali tak membelanya? Di Infamous saja, menerima id yang sudah pernah diserang itu bukan keharaman koq, jika mereka menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Hanya id yang sudah pernah menyerang saja yang pasti akan ditolak bergabung. Usaha apa kek, Jar…


    Shhhh… Pemirsa, kita tinggalkan saja ya phi yang sedang ngomel-ngomel daripada berdenging telinga kita nantinya. Kita biarkan dia menjalani stage of griefnya sendiri dulu. Sambil kita hitung saja. Stage one: shock or disbelief, check. Stage two: denial, check. Stage three: anger, check. Stage four: bargaining, check… Sekarang kita tunggu fase guilt dan depression dia lalui…


    ...


    Tapi ternyata phi tidak pernah melewati fase guilt dan depression. Dia segera melompat ke tahap terakhir: acceptance :)
    Look Jar. Rvn need target. N they have chosen one(s),” phi menegaskan posisinya sekarang. “Thanks anyway ya jar. You n rvn have my respect…


    Dicky justru yang panik mengetahuinya. “Bu, kalau dari jawaban King yang tidak bisa masuk RvN kan berarti cuma saya. Ibu masih bisa. Saya ga pha-pha bu sama Syaf…” Kalau yang ini ‘ga pha-pha nya laki-laki ya, pasti tulus dong…
    “Bu, saya main ga ada target di server ini. Beda dengan ibu yang ngejar best Gauls account sejak awal,” Dicky mengingatkan target awal phi bermain di server, target yang hanya Dicky dan Syaf yang mengetahuinya. “Ibu jangan korbankan target ibu demi saya…”
    “It’s okay Pak,” phi tersenyum. “Setelah diingat-ingat lagi, ternyata being snatched from Gauls #1 juga ga sakit-sakit amat koq rasanya…”


    Phi benar-benar sudah berdamai dengan Kala sekarang. Apapun usaha yang dilakukannya memang tidak bisa membuatnya lari dari kutukan Kala itu. Diliriknya Kala yang tersenyum di sudut ruangan sambil menyilangkan lengan di dadanya. Ya, itu benar-benar senyuman Kala, bukan sebuah seringai. Senyuman yang seolah membisikkan, “Aku bangga padamu anakku. Ternyata butuh hampir 200 hari untuk bisa membuatmu paham, bahwa tak semua hal harus mengikuti perhitungan matematismu…”
    Phi balas tersenyum dan menganggukkan kepala takzim ke arah Kala.


    ...


    Phi kembali membaca profilnya.

    Quote

    “If you are depressed you are living in the past. If you are anxious you are living in the future. If you are at peace you are living in the present.” thats what Lao Tzu said


    Dan kau tahu siapa yang paling bahagia di dunia ini? Anak-anak. Kenapa? Mereka selalu bahagia, senang, tanpa beban, total dalam mengerjakan sesuatu, selalu ikhlas, beprasangka baik terhadap yang lain, selalu bersyukur terhadap apa yang didapat dan selalu berada pada present moment atau fokus pada apa yang sedang dialami. Secara alami, mereka lebih mudah mengeset otaknya berada pada gelombang alfa (kondisi rileks, ikhlas). Berbeda dg org dewasa yg terbiasa diajarkan utk lebih sering mengeset gelombang otaknya ke gelombang beta (alert, stress). Itu yang Erbe Sentanu tulis dalam Quantum Ikhlas


    Itulah mengapa dalam redaksi doa pagi dan petang (di samping) kita diajarkan untuk berlindung dari 'hammi' (kekhawatiran akan apa yg mungkin terjadi di masa yang akan datang) dan 'hazn' (kesedihan atas apa yg terjadi di masa lalu). Suatu upaya utk memaksa diri menyetel gelombang otak kita ke gelombang alfa - ikhlas – bahagia


    Dia sudah tak menyesal atas apa yang terjadi. Meski masih ada kekhawatiran bagaimana ke depannya, mengingat keterbatasan yang ia punya yang mungkin membuatnya tidak bisa berperan sebagai karung pasir dengan baik. Malu rasanya kalau nanti tidak bisa menjamu tamu dari SE dengan baik. Sepertinya otaknya masih terlalu penuh dengan gelombang beta.
    “Kalau tidak bisa ditahan serangannya ya ga apa bu. Santai aja. Game kan harusnya buat kita happy, jangan dibawa stress…”
    Entah kenapa, justru phi melihat Dicky lebih piawai mempraktekkan setting gelombang otaknya ke alfa. Phi masih harus belajar banyak darinya…


    “Eh, bu,” cetus Dicky tiba-tiba. “Sebenarnya gelombang alfa tu apa sih bu?”
    Gedubrak!!! Tiba-tiba phi merasa sangat ingin mempaketkan buku Quantum Ikhlas-nya Erbe Sentanu ke tempat Dicky…



    Yang tidak phi sadari adalah… Syaf. Mata sang sitter ini nanar membaca igm antara phi dan King. Mendidih darahnya membaca Swann-nya mengirimkan igm yang menurutnya sangat merendahkan dirinya sendiri. Sama mendidihnya dengan darah Laras dulu, ketika untuk mengkoordinir kekuatan hammer di SW, phi menyapa atrofu dengan sapaan ‘dear milord’, karena igm sebelumnya dari Laras tidak direspons. Dan ternyata atrofu baru merespons setelah itu.


    Menurut Syaf, seorang Swann lebih dari mampu untuk menghadapi SE. Tapi mengapa harus menghinakan diri di hadapan para invader seperti itu. Bermanis-manis dengan Fajar dan teman-teman RvN SW nya. Andre yang pernah berkata bahwa biarlah SE punya King karena kita punya Queen, justru dianggap bodoh dan tidak rasional. Dia pun pernah membaca igm yang Perron kirimkan ke phi setelah serangan ke AIUEO, yang menurutnya terlalu ramah jawaban seorang Swann untuk seorang musuh saat itu. Dan hari ini? Syaf menghela nafas. 'Kenapa semakin hari aku semakin tak mengenalimu lagi Swann?' keluhnya...

    "The most blessed leader is one who loves the people, and -in return, they love him" (Mohammad PBUH)


    If ur depressed ur living in the past. If ur anxious ur living in the future. If ur at peace ur living in the present" (LaoTzu)


    read my novels n guide: Lil Happy Fam ; Dawning Day ; SoTH ; Scratches - Swann's Journal

    about me

    Post was edited 3 times, last by swann ().

  • Haha.. akhir nya bisa komen di trit bu dokter :D


    After two shots of espresso, finally i've finished reading the whole story.. kinda thrilled a bit, but the most enjoyable part is part 7 and 8, dont know why.. hehe



    Wajib dilanjut nih bu dok, kalau jadi dilanjut kabarin ya, soal nya mau beli stok kopi tambahan dulu nih.. :rolleyes:


    Akhir nya ada semangat baca forum lagi, semenjak era keemasan fan-fiction travian jaman dulu, era si Teph, dkk.. thanks


    Proud to be Family Member of:


    RK | DiV | AKR | KlimaX | AKL | =MH= | RvN


    The lion and the calf shall lie down together, but the calf won't get much sleep